Demikian, Kania menjelaskan pada tingkatan SD masih dipertimbangkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka karena siswa SD belum terima dosis vaksin.
“Untuk SD memang masih dipertimbangkan karena belum ada vaksin untuk anak dibawah 12 tahun, kedua sarana SD itu memenuhi sarana prokes,” terangnya. (mg3)
