Stok Vaksin Tinggal 26 Persen, Ridwan Kamil: Untuk Pelajar dan Vaksinasi Keliling

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan, ketersediaan vaksin di Provinsi Jabar hanya tinggal sebanyak 26%.

Penambahan pun baru akan dilakukan pada Agustus mendatang menunggu kiriman dari pemerintah pusat.

Vaksin tersebut kemudian hanya bakal dipergunakan untuk kelompok pelajar dan cakupan vaksinasi keliling dosis pertama.

Baca Juga:PPKM level 4, Pedagang dan PKL Diberi Kelonggaran Waktu OperasionalSekda Baru Dilantik, Begini Komentar Eks Wakil Wali Kota Depok

Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, dari 9 juta vaksin yang dijatahkan pemerintah untuk Provinsi Jabar, sekitar 74 persen telah berhasil diinjeksikan.

“Namun sebetulnya banyak daerah yang meminta tambahan vaksin, tapi stok baru akan tersedia pada bulan Agustus,” ujar Emil.

Emil mengatakan bahwa daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah mencatatkan kasus meninggal dunia akibat COVID-19 tinggi. Lalu, begitu juga sebaliknya.

Dia mencontohkan seperti di Kota Cirebon dan Kota Bandung yang memiliki persentase tinggi dan menunjukkan fakta bahwa tingkat kematian di dua daerah itu rendah

Untuk konteks cakupan provinsi, dijelaskan Emil, Jawa Barat diklaim memiliki tingkat yang tinggi untuk hal vaksinasi.

“Namun, karena jumlah penduduk di wilayahnya sangat besar maka targetnya pun sama besar,” katanya. (boy)

0 Komentar