JABAR EKSPRES – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur berkedalaman sekitar 14 meter di kawasan Cisangkan Girang RT 04 RW 02, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Sabtu (11/7/2026).
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan korban diketahui bernama Neneng Yati (67), warga Cisangkan Girang Nomor 88 RT 04 RW 02, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Jumat (10/7/2026) sore.
Aep menjelaskan, saat proses penanganan dilakukan, korban ditemukan berada di dasar sumur dengan posisi kepala mengarah ke bawah. Sumur yang menjadi lokasi penemuan korban memiliki kedalaman sekitar 14 meter dengan ketinggian air diperkirakan mencapai satu meter.
Baca Juga:Hadapi Ancaman Kemarau, Damkar Cimahi Perluas Pos Siaga dan Cari Tambahan Sumber AirKerawanan Air Bersih Mulai Muncul di Cimahi, BPBD Siapkan Antisipasi Selama Kemarau
“Menurut keterangan keluarga, korban sejak Jumat tidak berada di rumah. Keluarga sudah berupaya mencari namun tidak ditemukan. Kecurigaan muncul ketika anak korban melihat tutup sumur di belakang rumah dalam kondisi terbuka,” kata Aep saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).
Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan berada di dasar sumur. Mengetahui hal tersebut, anak korban segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RW setempat. Laporan kemudian diteruskan kepada Lurah Padasuka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Menindaklanjuti laporan, Lurah langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi untuk meminta pertolongan evakuasi. Tim Damkar Regu 2 tiba di lokasi pukul 19.24 WIB,” ujar Aep.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan perlengkapan penyelamatan, antara lain alat pelindung diri (APD), tripod, block and tackle, senter, serta peralatan vertical rescue. Proses berlangsung dengan kehati-hatian mengingat kondisi sumur yang sempit dan minim pencahayaan.
“Sekitar pukul 20.38 WIB korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk dimakamkan,” ucapnya.
Aep mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan di sekitar rumah, termasuk memastikan tutup sumur selalu berada dalam kondisi aman dan tertutup rapat guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari. (Mong)
