oleh

APERTI BUMN Siapkan 40 Beasiswa Bagi Siswa yang Terpilih

Lebih lanjut lagi, Adiwijaya menjelaskan,  perguruan tinggi yang tergabung dalam APERTI BUMN telah memiliki spesialisasi yang sangat dibutuhkan oleh dunia industri.

Diantaranya, IT PLN memiliki spesialisasi di bidang ketenagalistrikan, TEL-U di bidang teknologi informasi dan komunikasi, Universitas Pertamina di bidang energi.

Sedangkan STIMLOG, lanjut Adiwijaya, merupakan di bidang manajemen logistik, transportasi dan rantai pasok, UISI di bidang bisnis dan teknologi persemanan, Poltekpos di bidang logistik, supply chain management & e-commerce.

Baca Juga:  Siswa dan Orang Tua di Cimahi Antusias Sambut Sekolah Tatap Muka

Lalu, ITTS di bidang teknologi komunikasi, BRI Institute di bidang teknologi keuangan digital (digital financial technology) dan technopreneurship dan ITTP di bidang teknologi informasi.

“Kelebihan yang sama-sama dimiliki oleh Perguruan Tinggi yang tergabung dalam APERTI BUMN ini adalah kedekatannya dengan industri,” jelasnya.

“Yang memungkinkan anggotanya berkolaborasi untuk mengimplementasikan konsep Triple Helix (Academic, Business, and Government),” tambahnya.

Dalam ruang lingkup pendidikan, kata Adiwijaya, APERTI BUMN akan berkontribusi dalam bidang pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia dengan mekanisme pembiayaan CSR BUMN.

Baca Juga:  Ngatiyana Kukuhkan Ratusan Pelajar di Kota Cimahi Sebagai Forum Pelajar Sadar Hukum

“CSR BUMN akan menjadi sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi. Hasilnya bahkan dapat dimanfaatkan oleh BUMN itu sendiri,” paparnya.

Adiwijaya berharap, kerja sama APERTI BUMN dengan BUMN dapat menciptakan efisiensi dari sisi operasional pelaksanaan pendidikan.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga