PD Kebersihan Sebut Kondisi Alam Jadi Penghambat di TPA Sarimukti

Direktur Operasional PD kebersihan Kota Bandung, Iwan Setiawan
Direktur Operasional PD kebersihan Kota Bandung, Iwan Setiawan.
0 Komentar

BANDUNG – Setelah peristiwa longsor di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kab. Bandung Barat, Direktur Operasional PD kebersihan Kota Bandung Iwan Setiawan mengatakan bahwa sejak tanggal 1-3 Juni 2021, tumpukan sampah sudah berangsur normal.

“Kalau tanggal 1 Juni itu turun 10 persen, dari total sampah yang dibuang. Dan tanggal 2 Juni turun 20 persen. Lalu tanggal 3 Juni itu 2 persen, jadi sudah mulai normal kembali sekarang,” ujarnya di Jl. Surapati No. 126, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung

Menurutnya jika mulai hari ini sudah memasuki kemarau, maka dua atau tiga hari ke depan, penumpukan sampah di TPA Sarimukti akan normal kembali.

Baca Juga:Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Bandung Siapkan Gedung Lab BaruBeras Bansos Tak Layak, Begini Penjelasan Dinsos

“Jadi insyaAllah kalau hari ini kemarau tidak ada hujan, dalam waktu 2 atau 3 hari kedepan akan normal kembali,” katanya.

Iapun mengakui, kondisi alam yang sering hujan menjadi penghambat.

“Karena di TPA Sari Mukti itu, mengandalkan kondisi alam. Artinya kalau hujan itu pasti ada penghambat. Tetapi kalau kemarau di sana insyaAllah lancar, jadi antisipasinya itu menurut saya kondisi alam,” pungkasnya.
(MG8)

0 Komentar