oleh

Bantu Perekonomian Terdampak Pandemi Covid-19, Raperda Ekraf Diharap Aplikatif

SOREANG – Setelah disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ekonomi Kreatif (Ekraf) harus segera aplikatif di lapangan agar perekonomian yang terdampak pandemi Covid 19 bisa segera pulih.

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Riki Ganesha.

Riki mengungkapkan, setelah pengesahan Raperda maka langkah selanjutnya adalah menunggu evaluasi dari Gubernur Jawa Barat, setelah itu akan diberikan penomoran perda-nya dan akan diberikan petunjuk teknis melalui peraturan kepala daerah.

Baca Juga:  Baru Tiba di Jepang, Atlet Tim Olimpiade Serbia Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Maksimal setahun, namun Raperda Ekraf ini harus cepat-cepat aplikatif di lapangan, supaya membantu teman-teman penggiat ataupun pelaku ekonomi kreatif, yang endingnya membantu perekonomian yang terdampak pandemi Covid 19 bisa segera pulih,” ungkap Riki saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (4/6).

Riki berharap, Raperda bisa segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), yang bisa diimplementasikan dan tidak hanya menjadi macan kertas saja.

Baca Juga:  Tekan Covid-19, Kelurahan Rancaekek Kencana Bandung Rutinkan Disinfektan

“Mudahan-mudahan perda tidak jadi macan kertas dan bisa jadi manfaat untuk pelaku usaha kreatif di Kabupaten Bandung,” kata Riki.

Riki juga menjelaskan, dalam Raperda Ekraf ini, akan memuat beberapa hal seperti ketentuan umum, instrumen dari pelaku ekonomi kreatif, bentuk tanggung jawab pemerintah dalam penyelenggaraan ekonomi kreatif, terkait rencana induk ekonomi kreatif, ruang ekonomi kreatif, kelembagaan, hingga pembiayaannya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga