DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga (DPAPMK) gencar melakukan pendataan keluarga (PK) di Kota Depok untuk tahun 2021.
PK sudah mulai sejak tanggal 1 April dan rencananya selesai pada 31 Mei 2021. Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Anisa Handari menyebut, sampai sekarang data yang masuk sudah mencapai 77,28 persen.
“Data yang sudah masuk ada sebanyak 386.838 KK atau setara 77,28 persen,” kata Nessi, Jumat (21/5).
Baca Juga:Dorong Literasi Keuangan Digital, Begini Permintaan Ridwan Kamil kepada OJK-BIData 279 Juta WNI yang Bocor Diduga dari BPJS, Direksi Telah Dipanggil untuk Investigasi
PK merupakan program lima tahunan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Hasil pendataan keluarga di Depok yang sudah terkumpul, menurut dia, mencakup data akumulatif, termasuk per tanggal 19 Mei kemarin yang terdaftar di portal PK 21 sebanyak 500.616.
“Total kader yang ditugaskan dalam program ini sebanyak 5.093 orang,” terangnya.
Mengingat tenggat waktu mengumpulkan data keluarga sudah mepet, ia berharap kader-kader yang terjun bisa merampungkan data tepat waktu.
“Kami terus berupaya memotivasi kader-kader pendata, agar terus bersemangat. Selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi ke lapangan, sekaligus membangun koordinasi dengan Camat, Lurah, RW, dan RT,” cetusnya. (Mg12).
