oleh

Penjelasan dari Waket MPR Soal Jokowi yang Promosikan Bipang

JAKARTA – Kontroversi soal babi panggang alias Bipang Ambawang, makanan khas daerah Kalimantan Barat yang diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat tanggapan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.

Menurut dia, jika masyarakat menyimak pernyataan Presiden Jokowi dalam video yang diunggah di channel Youtube secara keseluruhan, akan tampak bahwa kepala negara menyampaikan Bipang Ambawang itu dalam konteks mencintai dan mempromosikan produk lokal Indonesia yang dapat dipesan secara online.

Baca Juga:  Jokowi Sebut Megawati Sebagai Sosok yang Berpihak pada Rakyat Kecil

“Pernyataan Jokowi tersebut diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dalam hal ini, masyarakat Indonesia yang beragam yang terdiri atas berbagai agama, suku, golongan, yang tersebar di berbagai provinsi, kabupaten, juga kota-kota yang tersebar di seluruh Indonesia,’’ ujar Basarah kepada wartawan, Senin (10/5).

Karena itu, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sama sekali tidak menilai Presiden Jokowi secara khusus tengah mempromosikan Bipang Ambawang asal Kalimantan. Ini terlihat bahwa presiden juga menyebut sampel kuliner bangsa sendiri secara acak seperti gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, juga Bipang Ambawang dari Kalimantan Barat, dan lain-lainnya yang hanya tinggal dipesan via online.

Baca Juga:  Jokowi: Data Bansos Tidak Akurat, Tumpang Tindih, dan Tidak Tepat Sasaran

“Kita belum tahu persis apa itu makanan Bipang Ambawang itu. Ada yang menyebut babi panggang. Namun, Jubir Presiden Fadjroel Rahman menyebut Bipang adalah sejenis kue beras dari Kalimantan,’’ ungkapnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga