oleh

Pasca Aksi Teror di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri, Polres Sumedang Lakukan Penjagaan Ketat

SUMEDANG – Beberapa waktu lalu, aksi teror merebak di sejumlah daerah di Indonesia. Oknum teroris melancarkan aksi dan mengakibatkan terjadinya ledakan bom di Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3) lalu.

Tidak lama setelah aksi teror di tempat ibadah tersebut, muncul pula ancaman lainnya. Oknum teroris melakukan penyerangan ke Markas Besar (Mabes) Polri pada Rabu (31/3) kemarin.

Terkait situasi tersebut, Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto merespon cepat dengan mengerahkan jajarannya agar mengamankan tempat-tempat ibadah dan memperketat penjagaan.

Baca Juga:  Kerahkan 600 Personil Selama PPKM Darurat, Jajaran Polres Sumedang Lakukan Tes GeNose C19

Eko memerintahkan agar jajaran Polres Sumedang melakukan pengecekan dan mendatangi tempat-tempat ibadah, khususnya gereja yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang.

Selain itu, pengetatan keamanan juga berlaku di Markas Kepolisian Resor Sumedang dan semua markas komando kepolisian yang ada di wilayah hukumnya.

“Tamu yang hendak berkunjung ke Mapolres, Mapolsek, dan Asrama Polri di Sumedang diperketat,” kata Eko kepada wartawan di Sumedang pada Kamis (1/4).

Baca Juga:  Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Kabur, Ini Wajahnya

Eko menjelaskan, langkah ini merupakan upaya mengantisipasi aksi teror seperti yang terjadi di Mabes Polri dan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan.

Ia melanjutkan, untuk penjagaan yang semakin ketat itu, anggota jajaran Polres Sumedang telah mendapat pembekalan berupa peralatan lengkap.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga