oleh

Ferdinand Heran Legalisasi Miras Dipermasalahkan, Sebut Hanya Ada Negara yang Hancur Karena Mabok Agama

JAKARTA– Mantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku heran ketika publik mempersoalkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang melegalkan investasi minuman keras (Miras) di beberapa Provinsi.

Menurut Ferdinand, miras sudah lama dijual beli di Indonesia dengan harga yang beragam. Dia mengaku heran saat ini orang mengkritik kebijakan Jokowi tersebut.

“Padahal Alkohol sudah sejak lama legal di Indonesia dan diperjual belikan ditempat-tempat tertentu yang dibolehkan. Mulai dari miras murahan hingga miras jutaan rupiah. Semua ada di negeri ini dan legal, boleh dinikmati. Mengapa sekarang kita ribut soal miras dan industrinya? Aneh..!” ucap Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga:  Akibat Miras, Remaja Asal Baleendah Ini Diamankan Polsek Pamengpeuk

Pemerhati sosial politik ini menilai, tidak ada negara yang hancur karena legalitas industri miras. Akan tetapi, banyak negara yang hancur karena perang agama.

“Setau saya, di mula bumi ini, belum ada satu negara pun yang hancur karena legalisasi industri minuman beralkohol, dan tidak ada satupun yang luluh lantak karena mabok alkohol. Tapi setau saya sudah banyak negara yang hancur berantakan karena perang yang didasari mabok agama,” ungkap Ferdinand.

Baca Juga:  Ferdinand: Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Seperti Pekerja Seks

Ferdinand melanjutkan, Rusia terkenal dengan beragam mirasnya. Ada Medovukha, Vodka, Smirnof dan lainnya. Faktanya Rusia tidak hancur karena miras tersebut.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga