oleh

Penyelesaian Kasus Jiwasraya Dinilai Tidak Transparan

JAKARTA – Penyelesaian kasus PT Asuransi Jiwasraya belum tuntas. Juga tidak memiliki transparansi yang jelas. Termasuk, mengenai dana asuransi nasabah hingga pemotongan dana asuransi sebesar lima persen.

Anggota Komisi VI DPR RI, Amin Ak menerima aspirasi terkait rencana kebijakan restrukturisasi Jiwasraya yang disampaikan oleh perwakilan nasabah. Salah satu aspirasinya, mempertanyakan dan menyinggung kelanjutan penyelesaian kasus korupsi PT. Asuransi Jiwasraya.

Baca Juga:  Geledah Bekas Markas FPI, Densus 88 Temukan Bahan Baku Peledak

Menanggapi aspirasi tersebut, anggota Komisi VI Fraksi PKS DPR RI Amin AK menyatakan bahwa penyelesaian kasus PT. Asuransi Jiwasraya belum tuntas dan tidak memiliki transparansi yang jelas.

Memang kerugian dari Jiwasraya ini besar dan akan semakin berat seiring bertambahnya polis yang jatuh tempo. Sementara, penyelesaian kasusnya belum tuntas dan membutuhkan waktu yang lama, termasuk identifikasi tujuan dan jumlah dana yang dikorupsi dulu.

Baca Juga:  Anak Muda Kreatif Ditantang di AHM Best Student 2021

“Karena dari DPR sendiri lebih memilih membentuk Panitia Kerja (Panja), akhirnya pemahaman kami atas proses penuntasan kasus ini sepotong-sepotong dan juga mungkin kasus ini tidak akan sampai menyentuh seluruh orang yang menikmati dana nasabah Jiwasraya ini secara ilegal,” paparnya.

Amin juga menyinggung keinginan PKS sejak awal untuk membentuk pansus untuk menuntaskan identifikasi kasus korupsi oleh PT. Asuransi Jiwasraya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga