oleh

Dana BOS Belum Cair Juga, Seluruh Lembaga Pendidikan Merana

MAJENANG – Seluruh lembaga pendidikan saat ini tengah merana. Faktornya karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum turun dari pemerintah.

“BOS belum turun,” ujar Ketua Komda SMP Majenang Suwarno, Selasa (23/2) kemarin.

Dia mengatakan, kondisi ini sangat memberatkan seluruh sekolah baik negeri maupun swasta. Terlebih bagi sekolah negeri yang tidak memiliki sumber pendanaan lain kecuali dari BOS. Ditambah lagi, sekolah negeri dilarang menarik pungutan apapun kepada siswa dan wali murid.

Di sisi lain, sekolah harus tetap memberikan hak kepada karyawan terutama yang masih magang atau wiyata bakti. Tunjangan harus diberikan bagi guru sesuai dengan jumlah jam mengajar masing-masing.

“Tunjangan guru wiyata bakti harus tetap diberikan,” katanya seperti dikutip dari Radar Banyumas (Fajar Indoensia Network Grup).

Dia mengaku, pada masa pandemi pengeluaran sekolah justru bertambah. Sekolah harus menyediakan sarana pendukung protokol kesehatan. Seperti tempat cuci tangan yang memadai, lengkap dengan sabun atau cairan.

“Yang tidak beli hanya spidol. Lainnya harus tetap kita anggarkan,” katanya.

Dia mencontohkan kondisi SMPN 2 yang di bawah kendalinya. Guru selama masa pandemi tetap mengajar dengan jam biasa. Seperti guru Bahasa Indonesia. Dia tetap memberikan pembelajaran per kelas, bukan per angkatan. Meskipun ini dilakukan secara online.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga