Untuk di bagian produksi, ia menambah pegawai di antaranya 40 penjahit baju, celana hingga jaket.
“Alhamdulillah dari menjelang akhir tahun kemarin, penjualan konsisten di angka 10 ribu barang terjual,” kata Gilang.
Ia mengatakan, capaian ini membuatnya yakin bahwa industri fashion masih bisa berkembang meski di tengah situasi pandemi dan ia berharap banyak pengusaha khususnya anak muda bisa memiliki optimisme serupa.
Baca Juga:Kim Heechul dan Kim Ki Bum Nostalgia Saat Bersama di Super Junior, So SweetSimak Baik-baik! Inilah Informasi Terbaru Gaji PNS, TNI/Polri, dan Pensiunan dari BKN
Dari pengalamannya, ada sejumlah hal yang menjadi kunci dalam beradaptasi dan beberapa di antaranya adalah menguasai ekosistem daring yang memiliki pasar lebih luas.
“Ya saya optimistis lah industri kreatif, industri fashion tetap bisa berkembang dan pemerintah sedang mendorong pelaku UMKM berkembang dengan berbagai program termasuk bantuan modal,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan banyak masyarakat berinovasi melakukan kegiatan ekonomi dan secara langsung hal tersebut membuka peluang kerja.
“Banyak kegiatan ekonomi yang terbentuk. Rekrutmen tenaga kerja bisa tetap dilakukan karena ternyata usaha mereka bagus, order ada terus,” ujar Yana.
Menurut Yana pada dasarnya Pemkot Bandung memberikan apresiasi dan memberikan semangat bagi masyarakat yang tetap optimistis dan terus berinovasi di tengah pandemi. (antara)
