oleh

Pejabat di Pusaran Kasus HRS

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membeberkan keterangan kepada penyidik soal kasus kerumunan massa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di acara Megamendung, Bogor, Jawa Barat yang digelar pada Sabtu (14/11).

Emil –sapaan Ridwan Kamil– tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 09.50 WIB pagi tadi. Emil keluar pemeriksaan sekitar pukul 17.12 WIB. Ditemani sejumlah ajudannya dan beberapa anggota Polri.

Baca Juga:  Catat Persyaratannya, Prakerja Gelombang 17 Segera Dubuka

“Saya hadir sebagai Gubernur Jawa Barat untuk dimintai keterangan saja. Alhamdulillah dalam kesempatan ini saya sehat walafiat. Tadi saya selama kurang lebih 7 jam, dari jam 10,” kata Emil usai jalani pemeriksaan di Kantor Bareskrim, Jakarta, Jumat (20/11).

Emil mengatakan, bahwa dirinya menjalani pemeriksaan klarifikasi atas kasus kerumunan yang terjadi di Megamendung sebagai Ketua Komite penanggulangan Covid-19.

“Sebagai warga negara datang dimintai keterangan dalam kapasitas Ketua Komite penanggulangan Covid-19 juga Gubernur Jabar,” katanya

Baca Juga:  Pengelola Pusat Perbelanjaan Akui Belum Siap Hadapi Lonjakan Pengunjung

Sementara itu ketika ditanya apakah dirinya keberatan dalam penuhi panggilan klarifikasi ini, Emil menjawab dengan santai. “Bukan diperiksa ya, ini cuma diklarifikasi,” ungkapnya.

Selain Ridwan Kamil, penyidik juga berencana memeriksa 10 saksi lainnya di Polda Jawa Barat. Daftar 10 saksi yang bakal diklarifikasi di Polda Jawa Barat, yakni; Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin, Sekda Kabupaten Bogor Burhanuddin, Kasatpol PP Pemda Kabupaten Bogor Agus Ridallah, Camat Megamendung Endi Rismawan, Kades Sukagalih Megamendung Alwasyah Sudarman, Kades Kuta Kusnadi, Ketua RW 3 Agus, dan Ketua RT 1 Marno.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga