3 Kolaborasi Maut yang Pernah Mengisi Lini Depan Persib Bandung

3 Kolaborasi Maut yang Pernah Mengisi Lini Depan Persib Bandung
KOMPAK: Duet Wander Luiz-Geoffrey Castillion saat merayakan gol kemenangan Persib Bandung setelah berhasil membobol gawang lawan dalam kompetisi Liga 1 Januari 2020 lalu.
0 Komentar

BANDUNG-Duet Wander Luiz-Geoffrey Castillion masih menjadi andalan Persib Bandung dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 2020 yang akan mulai digelar 1 Oktober 2020.

Meski manajemen telah memutuskan pemotongan gaji 50 persen sesuai aturan baru yang dikeluarkan PSSI, pemain tetap setia. Pemain asing pun tak berpaling.

Performa apik yang ditunjukkan Luiz dan Castillion dalam tiga laga membuat Persib memimpin klasemen sementara musim ini.

Baca Juga:ePaper Jabar Ekspres Edisi Kamis, 3 September 2020Timnas U-19 Tingkatkan Intensitas Latihan

Dalam tiga laga itu, Luiz mengoleksi empat gol dan Castilion dua gol. Ketajaman mereka tentu akan tetap jadi momok menakutkan bagi lawan-lawannya nanti.

Pelatih Persib, Robert Alberts optimistis dua striker andalannya itu tetap tajam meski sempat vakum beberapa bulan karena kompetisi ditunda sementara. Pelatih asal Belanda ini optimistis satu di antara mereka akan menjadi top skorer.

Jauh sebelum Luiz-Castilion, Persib Bandung juga memiliki duet-duet maut. Siapa saja?

Jonathan Bauman – Ezechiel N’douassel

Musim 2018, Persib memiliki duet striker yang tajam, yakni Ezechiel N’douassel-Jonathan Bauman. Duet striker asal negeri Chad dan Argentina itu menjadi andalan pelatih Mario Gomez.

King Eze julukan Ezechiel, mampu mengoleksi 17 gol, sedangkan Bauman sebanyak 12 gol. Namun, duet Eze-Bauman tidak bertahan karena manajemen tidak mempertahankan Bauman, setelah Mario Gomez tidak diperpanjang kontrak.

Ezechiel dipertahankan. Di bawah arahan Miljan Radovic, Persib pun mendatangkan Arthur Gevorkyan asal Turkmenistan untuk dijadikan tandem Ezechiel.

Sayangnya, duet Eze-Arthur tidak sesuai harapan. Arthur Gevorkyan pun dilepas. Eze lalu ditandemkan dengan Kevin van Kippersluis, namun masih jauh dari harapan.

Baca Juga:Tudingan PelakorBand Noah Lelang Piringan Hitam Edisi Istimewa

Hingga akhirnya pada musim 2020, Persib di bawah polesan Robert Albert mampu mencetak duet tajam Wander Luiz-Geoffrey Castillion.

Musim 2018, Persib memiliki duet striker yang tajam, yakni Ezechiel N’douassel-Jonathan Bauman. Duet striker asal negeri Chad dan Argentina itu menjadi andalan pelatih Mario Gomez.

King Eze julukan Ezechiel, mampu mengoleksi 17 gol, sedangkan Bauman sebanyak 12 gol. Namun, duet Eze-Bauman tidak bertahan karena manajemen tidak mempertahankan Bauman, setelah Mario Gomez tidak diperpanjang kontrak.

Ezechiel dipertahankan. Di bawah arahan Miljan Radovic, Persib pun mendatangkan Arthur Gevorkyan asal Turkmenistan untuk dijadikan tandem Ezechiel.

0 Komentar