oleh

Di Tengah Pandemi, Kualitas Air Sungai Citarum Meningkat

BANDUNG – Peran Satgas Citarum Harum menangani limbah industri dinilai baik meski terdampak pandemi Covid-19. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kualitas air Sungai Citarum.

”Kualitas air Citarum sudah melebihi dari target awal 2020 adalah cemar sedang tapi perhari ini sudah cemar ringan di angka 40,67,” kata Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil kepada Menko Kemaritiman dan Investasi dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum Tahun 2020, dan Perencanaan Tahun 2021 via video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6) lalu.

Baca Juga:  Bantaran Sungai Citarum Harus Kembali Hijau

Menurut Kang Emil -sapaan gubernur-, peningkatan kualitas air Sungai Citarum tidak lepas dari peran Satgas Citarum Harum menangani limbah industri. ”Penanganan limbah industri paling baik dan menghasilkan indeks kualitas pencemaran yang jauh sudah lebih membaik,” ucapnya.

Emil mengatakan, ada 43 industri yang melanggar regulasi dan diproses hukum. ”Kejaksaan melaporkan, tujuh perusahaan sudah inkrah dan dihukum denda Rp 100 juta sampai Rp1 miliar. Kemudian, satu (industri) banding dan delapan masih sidang. Total ada 43 industri yang diproses, jadi penegakkan hukum masih terus berjalan,” urainya.

Baca Juga:  Bantaran Sungai Citarum Harus Kembali Hijau

Akan tetapi, kata Kang Emil, penurunan limbah industri di Sungai Citarum tidak disertai dengan penurunan limbah domestik. Satgas Citarum Harum sudah berinovasi dengan membangun pengolahan sampah domestik, seperti incinerator mini. Maka itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke Sungai Citarum.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga