oleh

Selama 2019 Pekerja Asing Sumbang PAD Rp 937 Juta

CIMAHI – Realisasi capaian retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) yang dikelola Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cimahi tahun 2019 mencapai Rp 937 juta. Capaian itu melebihi angka yang ditargetkan tahun ini yakni Rp 725 juta.

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2TKT) pada Disnaker Kota Cimahi, Isnendi mengatakan, retribusi IMTA diperoleh dari Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Kota Cimahi itu dan masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini.

Baca Juga:  Harga Daging Segar di Pasar Kemiri Diprediksi Tak Akan Naik Lagi

”Kalau sebelumnya nggak masuk kas daerah, karena belum ada Perdanya. Baru tahun 2019 ada, Alhamdulillah melebihi target,” katanya di Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardjakusuma, Kamis (16/1).

Penarikan retribusi para pekerja asing itu tertera dalam Peraturan Daerah (Perda) Tahun 1 Tahun 2017 tentang Jasa Retribusi Perizinan Tertentu yang diikuti aturan teknis, berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor Tahun 58 tentang Tata Cara Pemungutan Retribusi Perpanjangan Izin Pemperpanjang TKA.

Baca Juga:  10 Klub Sepak Bola Termahal, Adakah Klub Favoritmu?

Dikatakan Isnendi, realisasi capaian dari retribusi tersebut diraih dari 53 TKA yang bekerja di Kota Cimahi. Mereka harus membayar sekitar 1.200 dolar per orang. Namun, mekanisme pembayarannya disesuaikan dengan kurs dolar yang ada.

”Tadinya kita hanya menargetkan 36 orang, sampai saat ini ternyata sudah ada 53 orang. Jadi memang tergantung kurs dolar yang berlaku fluktuatif,” bebernya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga