oleh

Tindak Tegas Anggota TNI Tidak Netral

BANDUNG – Kepala Dinas Penerangan Angkatana Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh mengaskan akan menindak tegas kepada setiap anggota TNI AD yang tidak bersikap netral dalam Pilkada serentak 2018 maupun tahapan Pemilihan Legistlatif dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden.

Bahkan, keputusan ini sudah merupakan komitmen TNI AD yang sering disampaikan panglima TNI.

Dia menilai, bagi TNI AD, netralitas merupakan jiwa, nafas dan sikap setiap prajurit. Sebab, netralitas tidak hanya terkait dengan pesta Demokrasi namun juga dalam kehidupan kesehariannya, baik didalam kedinasan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

’’Ini sudah final, tidak bisa ditawar-tawar, bahkan diragukan maupun dipertanyakan lagi” jelas Deny dalam rilis yang diterima redaksi Jabar Ekspres kemarin.

Denny memaparkan, menyikapi situasi Politik yang demikian dinamis menjelang hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018, Kadispenad mengajak agar seluruh komponen bangsa untuk sama-sama mendukung pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dengan baik.

“ TNI AD mendorong agar seluruh rakyat Indonesia untuk terlibat secara aktif dan positif guna mendukung terlaksananya pemilihan kepala daerah serentak di 171 wilayah secara langsung, umum, jujur, adil serta damai” Imbuhnya.

Selanjutnya, dalam menyikapi keikutsertaan para purnawirawan dalam Pilkada, Kadispenad juga menyatakan bahwa sebagaimana telah diatur dalam UUD 1945 dan UU TNI No 34 tahun 2004, TNI AD tidak akan pernah terlibat, melibatkan diri atau dilibatkan dalam politik praktis.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga