oleh

Pedagang Protes Harga Kios

SOREANG – Adanya perbedaan pendapat antara Kepala Desa Pangalengan dengan para pedagang Pasar Pangelangan harus segeri dicari solusinya dengan cara duduk bersama.

Kepala Bidang Sarana dan Distribusi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Pujo Semedi mengatakan, kepala desa harus mendengarkan dan merangkul keinginan para pedagang dengan cara berdialog dan diambil jalan tengah.

Menurutnya, adanya penolakan para pedagang untuk direlokasi sementara dibelakang pasar lama pasti memiliki alasan. tidak mungkin para pedagang menolak tanpa alasan. Sebab, berdasarkan informasi tersebat isu bahwa pembangunan Pasar Pangalengan masih belum jelas perencanaannya.

Baca Juga:  Pasar Sore di Kelurahan Rancaekek Kencana Timbulkan Kerumunan, Lurah Pastikan Mayoritas adalah Warga Luar

Dirinya mengatakan, para pedagang sebetulnya meminta kejelasan masalah teknis di antaranya spesifikasi bangunan kios dan harga jual yang dianggap masih memberatkan.

’’Desa Pangalengan menetapkan harga secara sepihak tanpa musyawarah, ini mungkin yang menjadi masalah,’’jelas

Untuk itu, dia meminta agar kepala desa untuk mengumpulkan para pedagang serta pengembang membahas keinginan mereka untuk mencari agar semua pihak sama-sama diuntungkan.

Dari beberapa informasi yang diperoleh, para pedagang mengaku tidak dilibatkan dalam penetapan harga kios. Sebab, harga yang ditawarkan terbilang mahal untuk ukuran pedagang di Pangalengan.
’’Harus ada kesepakatan penawaran dengan pedagang. Soal kemahalan itu harus koordinasi dan duduk bersama,’’ ungkapnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga