oleh

Oknum Pegawai Imigrasi Dinonaktifkan

jabarekspres.com, BANDUNG – Kabag Humas dan Umum Kemenkumham Agung Sampurno menyatakan, oknum pegawai Imigrasi pada Kantor Imigrasi Sukabumi dengan inisial BP yang ditangkap Polda Jabar terkait dugaan pungutan liar (Pungli) telah dinonaktifkan dari jabatannya.

”Surat penonaktifan Saudara BP dibuat setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri, tujuannya adalah untuk membantu kelancaran proses penyidikan yang sedang berlangsung,” kata Agung saat memberikan keterangannya, Selasa (26/9).

Menurutnya, modus pungli pembuatan paspor dilakukan melalui calo dengan memungut biaya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) diluar yang ditetapkan, proses terjadinya peristiwa pungli tersebut hingga saat ini masih terus dilakukan pendalaman oleh penyidik Polri.  ”Kantor Imigrasi Sukabumi sejak awal penyelidikan telah memberikan data dan informasi yang dibutuhkan untuk kelancaran penyidikan,” ungkapnya.

Agung menerangkan, upaya Ditjen Imigrasi untuk menanggulangi terjadinya pungli dalam proses pelayanan keimigrasian baik kepada WNI maupun WNA, telah lama dilakukan dengan cara menerapkan teknologi informasi baik sejak awal permohonan hingga proses pembayaran biaya PNBP yang dilakukan langsung melalui Bank Persepsi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah melalui proses elektronik. ”Penggunaan teknologi informasi tersebut dimaksudkan untuk menghilangkan terjadinya direct contact dengan petugas imigrasi sehingga akan menghindari terjadinya pungli,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga