Salah satu yang paling ekstrem adalah hutan karet di Subang. Bila alat komunikasi tidak sanggup berfungsi optimal di hutan tersebut, Dislitbangad tidak akan membeli alat itu. Belum cukup hutan karet, uji coba alat komunikasi sebelum sampai ke tangan prajurit TNI-AD juga dilakukan di perkotaan, medan datar, pantai, serta pegunungan. ’’Semuanya kami lakukan sesuai standar militer internasional,’’ tegas Maman. (*/c5/ari/rie)
Melihat Uji Coba Alutsista di Laboratorium Pengujian TNI-AD

PRODUK DALAM NEGERI: Senjata pelontar martir yang juga diuji coba. Dari sisi kualitas senjata lokal negeri tak kalah dari asing.