Tabrakan Beruntun di KM19 Cikampek, Dua Kontainer Meledak

bandungekspres.co.id, BEKASI – Tabrakan beruntun terjadi di dalam Tol Jakarta–Cikampek KM 19, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, kemarin (7/6), sekitar pukul 15.46. Tabrakan antartruk kontainer tersebut menyebabkan satu kontainer dengan nopol B 9006 POK terbakar di bagian kepala truk.

Beruntung, tiga sopir truk yang tabrakan beruntun tersebut selamat dari ledakan truk yang langsung meluarkan api. Namun, sopir truk yang mengalami ledakan, Uus Usman Kusnaidi, 43, warga asal Kabupaten Bandung Barat mengalami luka serius di bagian tangan kiri dengan patah tulang dan bersimbah darah.

Kepala Pelayanan Jalan Tol Jasa Marga Totok Rukmito menjelaskan, tabrakan terjadi karena kurang antisipasinya para sopir truk yang berada di jalur 2. Para sopir tersebut diduga tidak menaati aturan jaga jarak. Padahal, di jalur 2 adalah jalur lambat untuk kendaraan truk.

”Ini sebetulnya tabrakan beruntun penyebabnya kurang antisipasi, kurang jaga jarak aman. Sebab, kendaraan satu di saat mengurangi kecepatan, kendaraan dua tidak menjaga jarak, sehingga membuat menabrak truk pertama, kemudian dilanjut tabrakan dari truk ketiga,” papar Totok di lokasi tabrakan.

Dia mengatakan, indikasi meledaknya truk ketiga karena tabrakan yang keras ke truk 2 dan mengenai kabel power truk 3. Sehingga terjadi korslet yang memicu percikan api. Kemudian, menyambar ke seluruh bagian mesin truk yang berada di bagian depan truk dan ledakan terjadi berulang kali pada bagian ban truk.

”Kemungkinan indikasinya pas nabrak ada kabel power yang korslet, langsung merambat cepat, yang pada akhirnya langsung kebakar,” katanya.

Akibat kecelakaan tersebut membuat jalur lintas dalam Tol Jakarta–Cikampek mengalami kemacetan hingga sepanjang enam kilometer. Upaya penguraian arus lalu, polisi kepolisian membuat buka tutup jalur di bagian jalur 1 dan bahu jalan. Sementara itu, api yang melahap truk belum bisa dipadamkan hingga pukul 16.20.

Tiga kendaraaan mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi baru tiba di lokasi untuk memadamkan api sekitar pukul 16.38.  Apalagi, sopir truk yang mengalami luka–luka pun belum dievakuasi petugas kepolisian ataupun petugas Jasamarga.

”Kemacetan sampai enam kilometer, korban pun belum di evakuasi masih di TKP, masih menunggu ambulan,” terang dia saat truk kontainer dipadamkan pemadam kebakaran.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan