oleh

Puluhan Ribu Masyarakat Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Bali Selatan Lumpuh Total

bandungekspres.co.id – Pergerakan Tolak Reklamasi Teluk Benoa semakin gencar dilakukan. Minggu kemarin (20/3), puluhan ribu masyarakat yang menolak reklamasi bergerak dari Kelan hingga sampai di titik kumpul di Bundaran Ngurah Rai, Tuban.

Gerakan massa ini sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas yang cukup parah ada di seputaran Bypass Ngurah Rai. Ratusan aparat kepolisian tampak berjaga untuk mengamankan aksi ini yang berasal dari Polrestabes Denpasar dan Polda Bali.

Baca Juga:  Ekonom: Harga Hunian di Australia Akan Melonjak Sebesar 17% di Tahun 2021 

Aksi massa dari 27 desa adat sekitar yang menolak reklamasi Teluk Benoa berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.30 ini, mendapatkan perhatian cukup serius dari pihak kepolisian. Dari pantauan yang terlihat, tampak kepolisian seaakan kewalahan memblokade aksi ribuan massa dari arah utara dan juga pada saat pengamanan long march di Bundaran Ngurah Rai. Aksi demo memutari Bundaran Ngurah Rai, seolah seperti aksi Mapurwa Daksina. Di mana iring-iringan tersebut berisi rombongan ogoh-ogoh berdurasi sekitar satu jam, untuk kemudian balik lagi ke Kelan.

Baca Juga:  Jelang Final Piala Carabao, Tottenham Hotspur Harap-harap Cemas Soal Harry Kane

Seperti terlihat di Jalan Bypass Simpang Siur, ribuan masyarakat yang berdatangan dari arah utara memblokir jalan sementara karena pihak kepolisian menghadang aksi ini sehingga terjadi kemacetan beberapa kilometer selama 20 menit. ”Tolong bukakan jalan ini (By Pass Ngurah Rai depan Grahadi, Red), jika tidak ingin kemacetan lebih lama lagi. Aksi kami adalah aksi damai dan aksi kami tidak mengganggu masyarakat,” ujar salah seorang koordinator aksi tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga