oleh

Bank bjb Launching Program Pesat

[tie_list type=”minus”]Bantu Modal dan Pendampingan[/tie_list]

NARIPAN – Bank Jabar Banten (bjb) terus berupaya membantu pelaku UMKM di Jawa Barat. Selain menyiapkan bantuan modal, bank bjb juga memberikan pendampingan agar usaha mereka terus tumbuh.

Salah satu buktinya, lembaga perbankan milik BUMD Jabar-Banten tersebut merilis program terkini yang berkaitan erat dengan sektor UMKM, yaitu Pesat (Pemberdayaan Ekonomi masyakat Terpadu).

”Program ini merupakan wujud nyata bahwa kami terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong perkembangan para pelaku UMKM, khususnya, di Jabar-Banten,” tandas Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan usai Pembukaan Bazaar Ramadan dan Launching Pesat di Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan Bandung, kemarin (10/7).

Irfan mengungkapkan, sudah melakukan pembinaan terhadap sekitar 480 ribu pelaku usaha UMKM yang menjadi mitra binaan bank bjb. Menurutnya, pengembangan pelaku UMKM tidak hanya berbicara tentang permodalan atau dana. Sebab, tidak seluruh pelaku UMKM membutuhkan modal.

”Ada hal lain yang mereka butuhkan. Antara lain, mereka membutuhkan pendampingan dan pelatihan, baik mengenai manajemen, pembukuan, dan lainnya, termasuk jaringan pasar,” kata Irfan.

Berkenaan dengan penyaluran kredit mikro kepada sektor UMKM, Irfan menegaskan, sejauh ini nilainya masih sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB). Khusus mikro, mengalami kenaikan penyaluran sebesar 10 persen.

Skema penyalurannya, jelas dia, dapat melalui program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, yaitu KCR (Kredit Cinta Rakyat), atau memanfaatkan produk kredit mikro bank bjb. ”Untuk membantu program KCR, pihaknya (Pemprov Jabar) menyiapkan dana senilai Rp 150 miliar. Sedangkan kredit mikro, kami menetapkan 10 persen outsanding kredit, yang angkanya mencapai Rp 4,5 triliun. Jadi, dana yang kami siapkan untuk kredit koperasi sekitar Rp 450 miliar,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Mikro bank bjb Agus Gunawan merinci, Pesat memiliki beberapa katagori bagi kandidat debitur. Yaitu nasabah bjb yang eksis menjalin kerjasama dengan Pemerintah. Sebab, Pesat diupayakan untuk mendorong dan selaras dengan program 100 ribu wirausaha baru. ”Program Pesat inline dengan program 100 ribu wirausaha baru yang digulirkan Pemprov Jabar,” ucap Agus.

Di samping program Pesat, kata dia, upaya lain mendukung sektor UMKM juga didorong dengan adanya UMKM Center. Disebutkan, ada tujuh titik yang menjadi UMKM Center bank bjb: Jakarta, Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Cirebon, dan Purwakarta,” tandasnya.

Sementara itu, gelaran bazar yang di pelataran parkir menara bank bjb di Jalan Naripan kemarin itu tercatat kali kelima dihelat. ”Bazar Ramadan bank bjb ini juga sebagai media apresiasi dari kami kepada para debitur untuk membantu mempromosikan produk mereka,” kata Ahmad Irfan.

Dia mengatakan, tidak kurang dari 70 booth dari produk kuliner, fesyen, kerajinan dan lain-lain. Para peserta itu terdiri dari mitra binaan dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat hingga pelaku UMKM lainnya. (rie)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga