oleh

Modal Berharga Coppa Italia

[tie_list type=”minus”]Inter Milan 1 v 2 Juventus[/tie_list]

MILAN – Juventus memang sudah mengunci gelar Serie A ke-31 pada giornata 34 setelah menundukkan Sampdoria di kandangnya, Luigi Ferraris dua pekan yang lalu. Walaupun begitu, skuad asuhan Massimiliano Allegri itu ogah mengendurkan ’’kemenangan’’.

Mereka tetap menyetel gas penuh di tiga laga tersisa. Termasuk mengandaskan Inter Milan 2-1 (1-1) di Stadion San Siro, Milan, dini hari waktu WIB kemarin (17/5). Ini merupakan kemenangan ke-25 mereka di Serie A serta pertama setelah imbang di dua laga terakhir.

Hasil ini tidak hanya memberikan tambahan konfidensi, namun juga memberikan tambahan tenaga segar bagi skuat berjuluk Si Nyonya Tua jelang final Coppa Italia kontra Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Rabu mendatang (20/5).

Dalam laga bertajuk Derby d’Italia itu, Allegri memang sengaja mencadangkan para pemain utamanya seperti Carlos Tevez, jenderal lapangan Andrea Pirlo, maupun gelandang ngotot Arturo Vidal.

Sebagai gantinya, mantan pelatih AC Milan musim lalu itu memasukkan beberapa nama baru, antara lain fullback Simone Padoin, gelandang Stefano Sturaro, serta Roberto Pereyra.

Banyaknya pemain baru yang dimasukkan oleh Allegri memang membuat permainan Juventus sedikit goyah pada 10 menit pertama. Tuan rumah pun memanfaatkan hal itu dengan mencetak empat tembakan ke gawang berbanding satu yang dilakukan oleh Juventus.

Puncaknya, Mauro Icardi membawa pendukung Nerazzuri bersorak dengan golnya yang dicetak pada menit 11 di sudut kiri gawang Marco Storari setelah memanfaatkan sepak pojok yang dilakukan oleh Marcelo Brozovic.

Namun, perlahan-lahan, Juve kembali menemukan permainan terbaiknya. Adalah Alessandro Matri yang menjadi ’’pahlawan’’ setelah dilanggar oleh bek Nemanja Vidic di kotak penalti.

Bagi Vidic, pelanggarannya kali ini menempatkan mantan pemain Manchester United itu di peringkat pertama sebagai pemain yang paling sering melakukan pelanggaran berbuah penalti sebanyak empat kali.

Claudio Marchisio yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugas dengan baik dengan mengarahkan bola juga ke kiri gawang yang dikawal oleh Samir Handanovic tiga menit sebelum turun minum.

Gol kemenangan Juventus yang dicetak oleh Alvaro Morata pada menit sebenarnya cukup lucu. Bola yang ditendang mantan pemain Real Madrid itu sebenarnya tidak terlalu keras. Namun, kesalahan gerakan yang dilakukan oleh Handanovic membuat bola malah terangkat dan langsung menghujam gawang.

Karena itu, Morata pun langsung merayakannya dengan selebrasi yang unik. Yakni memakai kacamata hitam. ’’Ini sebenarnya tidak direncanakan. Seseorang melemparkannya kepadaku dan aku langsung memakainya,’’ aku Morata sebagaimana dilansir Tribal Football.

Allegri sendiri memuji determinasi yang dilakukan oleh pemain Spanyol berumur 22 tahun tersebut. ’’Morata sudah berkembang baik secara fisik dan dirinya banyak belajar tentang sepakbola Italia. Dia jelas pemain penting yang kami miliki,’’ ujarnya sebagaimana dilansir Goal.

Sementara bagi Inter, ini adalah kekalahan kedelapan dari total sembilan pertemuan terakhir mereka dengan Juventus. Gelandang Inter asal Kroasia Mateo Kovavic pun sampai meradang dan menyalahkan pertahanan yang dilakukan oleh rekan-rekannya.

’’Kekalahan ini menyakitkan karena kami menguasai hampir sepanjang laga. Namun, kami membuat banyak kesalahan. Gol yang terjadi akibat cara bertahan kami yang seperti anak kecil, dan disitulah permasalahan kami,’’ keluhnya seperti dilansir Sky Sport Italia.

Pelatih Inter Roberto Mancini jelas tidak jauh berbeda dengan anak asuhnya, begitu terpukul karena kekalahan ini membuat ambisi mereka untuk berlaga di kompetisi Europa League musim depan terancam sirna karena masih berselisih tiga angka dari Fiorentina yang berada di peringkat kelima. Sementara Fiorentina masih mempunyai satu pertandingan lebih banyak dibanding mereka.

’’Vidic seharusnya bisa lebih hati-hati ketika gol pertama itu. Namun, semuanya telah terjadi,’’ sesalnya sebagaimana dilansir Eurosport. (apu/rie)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga