oleh

Gerrard Akui Takut Tinggalkan Anfield

LONDON – Steven Gerrard akhirnya bicara soal ketakutannya. Kapten klub Liverpool ini berterus terang mengatakan takut meninggalkan penonton Stadion Anfield yang begitu emosional dan memujanya selama 17 tahun bermain di situ dalam lebih 700 kali pertandingan.

Gerrard tidak dapat tampil heroik dan Liverpool kalah 1-3 dari Crystal Palace pada penampilan terakhirnya bersama Liverpool di Stadion Anfield, Sabtu malam waktu setempat, atau Minggu dini hari WIB, 17 Mei 2015.

Namun Gerrard tetap pahlawan bagi pendukung Liverpool dan hasil pertandingan ke-37 Liverpool di kompetisi Liga Inggris 2014-2015 itu seakan mereka kesampingkan. Liverpool masih memiliki satu sisa pertandingan di kandang Stoke City pada 24 Mei mendatang. Saat ini Liverpool berada di urutan kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris.

”Saya takut menghadapi momentum (perpisahan) ini,” kata Gerrard pada pendukung Liverpool. ”Saya akan sangat merindukan kalian. Saya menikmati tiap menit kesempatan ini dan saya sedih tidak dapat bermain di hadapan kalian lagi.”

Setelah sejak masih junior memperkuat Liverpool (1987), Gerrard terus setia bersamanya dan akhir musim kompetisi Liga Inggris kali ini mengakhiri kariernya bersama kluib berjulul si merah ini. Ia pindah ke LA Galaxy dan bermain pada Liga Utama sepak bola Amerika mulai musim kompetisi mendatang.

Lagu The Best, Heroes, Nothing Lasts Forever, The End Of The World As We Know It, dan Kids In America diperdengarkan pada penampilan terakhirnya di Anfield itu. Para pendukung Liverpool tetap saja menyanyikan lagu wajib Liverpool You’ll Never Walk Alone saat Gerrard dan tiga putrinya berdiri di lapangan pertandingan.

Para pendukung Liverpool tak dapat melupakan Gerrard, sang kapten yang ikut membawa Liverpool menjuarai Liga Champions Eropa 2005 dengan kemenangan secara dramatis atas AC Milan pada pertandingan babak final. Waktu itu Liverpool yang telah tertinggal 3-0 mencetak tiga gol balasan dalam kurun waktu enam menit sehingga kedudukan menjadi 3-3. Skor tidak berubah sampai perpanjangan waktu usai, dan kemudian Liverpool akhirnya menang 5-3 melalui adu tendangan penalti.

”Sebelum saya pergi, sebelum air mata menitik, biarkan saya ucapkan, kalian semua yang terbaik,” kata Gerrard, pemain gelandang flamboyan itu, kepada para pendukung Liverpool.

Gerrard memulai kariernya di skuad senior Liverpool pada musim 1998-1999. Sebelumnya, pemain kelahiran Whiston, Merseyside, 30 Mei 1980 itu menimba ilmu sepak bola di Liverpool sejak usia sembilan tahun.

Bersama Liverpool, Gerrard menyumbang sejumlah prestasi dan raihan trofi bergengsi. Ia merupakan salah satu pemain penting ketika Liverpool sukses meraih trofi Liga Champions pada 2005. (tem/mio)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga