JABAR EKSPRES – Dukungan keluarga menjadi salah satu sumber motivasi bagi Aira Affani Lubis dalam mengejar mimpinya bersama SMAN 1 Baleendah di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East.
Pemain yang akrab disapa Aira itu tampil gemilang saat SMAN 1 Baleendah menghadapi SMAN 1 Margahayu di Bandung Arena. Ia turut menjadi kunci kemenangan timnya yang berakhir dengan skor telak 41-8.
Dalam pertandingan tersebut, Aira mencatatkan double-double melalui torehan 18 poin dan 13 rebound.
Baca Juga:Dari Pemain NBL hingga Pelatih DBL, Handika Priya Terus Memburu PengalamanDari Mager Jadi Punya Mimpi Besar, Basket Mengubah Perjalanan Neymi Naftalie
Penampilan itu sekaligus menjadi bagian dari perjalanan keduanya tampil di Bandung Arena pada ajang DBL.
Meski sudah memiliki pengalaman bermain di DBL pada musim sebelumnya, rasa gugup tetap dirasakan Aira sebelum pertandingan.
“Perasaan takut sama tegang itu pasti ada. Walau aku sudah pernah main di DBL tahun lalu, tapi tahun ini masih terasa nervous-nya,” ungkapnya.
Aira kemudian mampu mengatasi rasa tegang tersebut dengan mengalihkan fokus sepenuhnya kepada pertandingan. Ia terus memberikan kontribusi lewat poin demi poin hingga membantu SMAN 1 Baleendah mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Tak sekadar ingin melangkah lebih jauh, Aira juga sudah memasang target bersama timnya. Ia berharap bisa membawa SMAN 1 Baleendah mencapai partai final, dengan target terdekat menembus Fantastic Four.
“Aku punya mimpi bawa sekolahku ini sampai ke babak final. Paling terdekat aku ingin sampai babak Fantastic Four dulu,” ujarnya.
Di balik penampilan Aira di lapangan, terdapat dukungan kedua orang tuanya yang selalu hadir dari tribune Bandung Arena.
Baca Juga:Vokalis Emka 9 Kanaya Whu Berpulang, Gubernur KDM Langsung Meluncur ke TasikmalayaTasik Jadi Kabupaten Pramuka, Bupati Cecep: Jangan Cuma Gagah di Seragam
Bahkan, mereka rela menempuh perjalanan lebih dari satu jam dari rumah untuk menyaksikan sang putri bertanding secara langsung.
“Kebetulan tadi nonton langsung ke sini. Jarak dari rumah ke arena itu satu jam lebih. Mereka selalu bela-belain buat nonton anaknya tanding, Kak,” ceritanya.
Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi Aira. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, ia juga ingin menjadikan perjalanannya di DBL sebagai motivasi bagi sang adik.
