Tips Melindungi AC Mobil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Tips Melindungi AC Mobil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Tips Melindungi AC Mobil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya mengganggu jarak pandang dan kualitas udara, tetapi juga dapat berdampak pada kendaraan yang digunakan saat terjadi hujan abu.

Mobil menjadi salah satu kendaraan yang perlu mendapat perhatian lebih.

Partikel abu vulkanik yang sangat halus dapat masuk melalui sistem sirkulasi udara dan menumpuk pada sejumlah komponen, termasuk sistem pendingin udara atau AC mobil.

Abu vulkanik juga memiliki sifat abrasif sehingga dapat berpotensi mengganggu komponen kendaraan apabila tidak segera dibersihkan dengan cara yang tepat.

Baca Juga:Jangan Lupa! Apply Lamaran Rekrutmen KAI 2026 Dibuka Mulai Hari iniBandara Kertajati Siap Jadi Alternatif Penerbangan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Lantas, bagaimana cara menjaga AC mobil tetap aman ketika harus berkendara di tengah paparan abu vulkanik?

Tips Melindungi AC Mobil dari Paparan Abu Vulkanik

Berikut cara merawatnya:

1. Aktifkan Mode Sirkulasi Udara Dalam

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengaktifkan fitur recirculation atau sirkulasi udara dalam pada AC mobil.

Mode ini membuat udara yang digunakan AC berasal dari dalam kabin, sementara jalur masuk udara dari luar ditutup.

Dengan demikian, risiko abu vulkanik dari luar tersedot ke dalam sistem AC dapat dikurangi.

Pengendara sebaiknya memastikan indikator sirkulasi dalam tetap aktif selama kendaraan berada di area yang terdampak sebaran abu.

Namun, jika kondisi di luar kendaraan sudah dipenuhi abu dan jarak pandang menjadi sangat terbatas, pilihan paling aman adalah mengurangi aktivitas berkendara.

Baca Juga:Viral Kendaraan Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Arti dan Aturannya Lowongan Pertamina Patra Niaga Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Apabila harus berhenti atau kondisi semakin parah, sistem AC dan blower dapat dimatikan sementara untuk mengurangi paparan partikel dari luar.

2. Jangan Langsung Membersihkan Filter Kabin dengan Angin Bertekanan

Setelah kondisi kembali aman, bagian yang perlu diperiksa adalah filter kabin.

Filter kabin berfungsi menyaring debu dan berbagai partikel sebelum udara masuk ke dalam ruang kabin.

Ketika kendaraan melewati wilayah yang terdampak abu vulkanik, komponen ini berpotensi menampung lebih banyak partikel dibandingkan kondisi normal.

Jika filter terlihat sangat kotor atau tertutup lapisan abu yang cukup tebal, menggantinya dengan filter baru menjadi pilihan yang lebih aman.

Penggunaan udara bertekanan tinggi untuk membersihkan filter juga sebaiknya dihindari.

0 Komentar