Untuk mencapai target tersebut, Titiek menilai pengembangan budi daya lobster perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperkuat setiap mata rantai usaha.
Penguatan itu mencakup ketersediaan benih, teknologi pendederan dan pembesaran, pakan, sarana Keramba Jaring Apung (KJA), akses permodalan, kelembagaan pembudi daya, hingga kepastian pasar.
