JABAR EKSPRES — Pemerintah Kota Bandung mulai memfokuskan pembenahan infrastruktur trotoar pada triwulan ketiga dan keempat 2026. Tak hanya mengejar percepatan pembangunan, Pemkot Bandung kini menaruh perhatian lebih pada kualitas pekerjaan trotoar.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pembenahan trotoar menjadi salah satu fokus kerja pemerintah dalam beberapa bulan ke depan, seiring kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat dalam penataan infrastruktur serta program Bus Rapid Transit (BRT).
“Di triwulan ketiga dan keempat ini, kita akan fokus kepada penanganan trotoar,” kata Farhan, Senin (31/8).
Baca Juga:Soroti Kompleksitas Tata Kelola Kota Bandung, Pemuda ICMI Bangkitkan Kembali Nalar Kritis Melalui Forum NalarPerkuat Keandalan Jaringan, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat Laksanakan P3AK di Bandung Selatan
Farhan mengakui, pembangunan trotoar masih menjadi pekerjaan yang perlu terus diperbaiki. Karena itu, pihaknya mendapat masukan agar kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama.
Menurutnya, standar kualitas trotoar yang dinilai baik saat ini dapat dilihat di kawasan Cicadas yang tengah dibangun.
“Kalau ingin melihat kualitas trotoar yang sekarang bisa dikatakan sangat baik, standarnya ada di Cicadas. Itu salah satu yang terbaik yang sedang kita bangun bersama,” ujarnya.
Farhan menyadari proses pembenahan infrastruktur tersebut berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan sementara bagi masyarakat. Mulai dari kemacetan hingga aktivitas galian dan pembongkaran jalan.
Namun, ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi wajah infrastruktur Kota Bandung.
“Pembenahan infrastruktur ini memaksa kita untuk bersabar sedikit. Ada kemacetan, galian, pembongkaran jalan, dan lain-lain,” katanya.
Pembenahan trotoar ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung memperkuat kualitas infrastruktur perkotaan sekaligus mendukung sistem transportasi publik yang terintegrasi dengan pengembangan BRT. (Dam)
