Maulid Nabi di Al Ma'soem, Rektor Ingatkan Adab pada yang Lebih Tua di Era Digital 

Yayasan Al Masoem
Yayasan Al Masoem Bandung menyelenggarakan kegiatan keagamaan Maulid Nabi pada Jumat (28/8/2026). (Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memperingati kelahiran serta mengingat kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW, Yayasan Al Ma’soem Bandung (YAB) selenggarakan kegiatan keagamaan Maulid Nabi pada Jumat (28/8/2026).

Rektor Universitas Ma’soem, Dadang Mohamad Ma’soem menyampaikan, dalam penyelenggaraan Maulid Nabi, perlunya kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT.

“Atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, hari ini kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini dalam keadaan sehat walafiat, guna memperingati hari lahir baginda Nabi Besar Muhammad SAW,” katanya.

Baca Juga:No Tipu-Tipu Club! JetZrek-in Aja Bareng Hearts2Hearts Buat Tunjukin Jati Diri Lo SesungguhnyaRSUD Ciamis Gratiskan Biaya Perawatan Balita Gizi Buruk, Hasil Pemeriksaan Holistik Masih Ditunggu

Dadang menambahkan, shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada teladan sejati umat manusia, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabatnya, dan Insyaallah kita semua selaku umatnya yang senantiasa istiqomah menjalankan sunnahnya hingga akhir zaman.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar seremonial tahunan atau rutinitas belaka,” bebernya.

Dadang menerangkan, kehadiran ummat Islam yang memperingati Maulid Nabi, juga bertujuan untuk merayakan sebuah keteladanan.

“Ketika kita berbicara tentang Nabi Muhammad SAW, apa yang paling melekat pada diri Beliau? Jawabannya adalah akhlak dan adab yang luar biasa,” terangnya.

Dadang menceritakan, bahkan sebelum diangkat menjadi Rosul, Nabi Muhammad SAW sudah mendapatkan gelar yang sangat mulia, yakni Al-Amin (yang terpercaya), karena kejujuran, integritas, dan keluhuran budi pekertinya.

Allah SWT bahkan mengabadikan pujian terhadap kepribadian agung beliau di dalam Al-Qur’an melalui Surah Al-Qalam ayat 4.

“_Wa innaka la’ala khuluqin ‘azhim_. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung,” ujar Dadang.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Curanmor, 3 Tersangka DiamankanUdang Windu Jadi Andalan Ekspor Perikanan, Tembus Pasar Global

“Nah, dari teladan agung tersebut, hari ini kita mengangkat satu tema yang sangat penting, krusial, dan sangat dekat dengan kehidupan ananda sehari-hari, yaitu Adab kepada yang Lebih Tua,” lanjutnya.

Di era digital yang serba cepat ini, ujar Dadang, di mana teknologi canggih ada di dalam genggaman tangan dan informasi bisa diakses dalam hitungan detik, terdapat satu tantangan besar yang kita hadapi.

“Tantangan itu adalah mulai terkikisnya nilai-nilai kesopanan dan rasa hormat kepada orang yang lebih tua,” ujarnya.

Padahal menurut Dadang, sadar atau tidak, kecerdasan intelektual, nilai rapor yang sempurna, atau piala kejuaraan yang berbaris rapi di lemari sekolah, tidak akan ada artinya di hadapan Allah SWT.

0 Komentar