JABAR EKSPRES — Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) resmi berkolaborasi dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) melalui program *Green Campus* Sadar Lingkungan.
Inisiatif ini dihadirkan untuk mendorong para mahasiswa menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu memberikan aksi nyata demi kelestarian lingkungan.
Rektor UNJANI, Prof. Dr. Agus Subagyo, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman dan keterlibatan langsung dalam menyelesaikan persoalan di sekitar.
Baca Juga:Juara Regional Bandung, BINUS Jakarta Tatap Babak The Nationals Campus League 2026Perkuat Ketangguhan Layanan, Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS dari BSI
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui Green Campus Sadar Lingkungan sebagai bagian dari upaya UNJANI membangun kesadaran dan karakter mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Agus.
Ia menambahkan, pendidikan bukan sekadar tentang pengetahuan, melainkan bagaimana mahasiswa mampu melihat persoalan, mengambil peran, serta menghadirkan solusi konkret.
“Melalui program ini, kami berharap mahasiswa UNJANI dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian, kepemimpinan, serta keberanian untuk menginisiasi aksi lingkungan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Mendorong Kepedulian Menjadi Gerakan Nyata
Kolaborasi ini hadir untuk menjawab tantangan kepedulian generasi muda yang belum selalu diimbangi dengan aksi nyata dan konsisten. Laporan ‘Youth Sustainability Index’ bersama WWF Indonesia 2025 mencatat adanya peningkatan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda.
Namun, terdapat sejumlah hambatan seperti keterbatasan pengetahuan, ruang partisipasi, hingga kesempatan untuk mengimplementasikan solusi.
Menjawab kondisi tersebut, BLDF berupaya memperkuat kapasitas mahasiswa guna melahirkan Environmental Champion, agen perubahan yang mampu mengidentifikasi persoalan, menyusun gagasan, serta mengembangkan inisiatif lingkungan secara berkelanjutan di lingkungan kampus.
Director-Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara menyampaikan, kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan dengan ruang belajar dan berkolaborasi.
Baca Juga:Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Masjid Jami’ Al-Istiqomah SumedangDi Tengah Ketatnya Persaingan PTS, Unjani Sambut 6.120 Mahasiswa Baru dan Buka Beasiswa KIP Kuliah
“Kami ingin mendorong para mahasiswa UNJANI bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak yang berani mengidentifikasi persoalan di sekitarnya, mengembangkan gagasan, dan menerjemahkannya menjadi aksi,” kata Mutiara.
Mutiara juga menekankan bahwa langkah awal tidak harus selalu besar. “Satu ide, satu langkah, dan satu aksi nyata yang dilakukan bersama dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar,” jelasnya.
