Maulid Nabi di Al Ma'soem, Rektor Ingatkan Adab pada yang Lebih Tua di Era Digital 

Yayasan Al Masoem
Yayasan Al Masoem Bandung menyelenggarakan kegiatan keagamaan Maulid Nabi pada Jumat (28/8/2026). (Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Tidak akan ada artinya di hadapan Allah dan sesama manusia, jika kita kehilangan adab kepada orang tua di rumah, kepada guru-guru yang membimbing kita di sekolah, maupun kepada siapa pun yang usianya berada di atas kita,” ucapnya.

Dadang mengungkapkan, di dalam Al-Qur’an, Allah SWT secara khusus mengajarkan bagaimana kita harus berinteraksi dan menunjukkan rasa hormat kepada orang tua melalui Surah Al-Isra’ ayat 23.

“Wa qada rabbuka alla ta’budu illa iyyahu wa bil-walidaini ihsana, imma yablughanna ‘indakal-kibara ahaduhuma au kilahuma fala taqul lahuma uffiw wa la tan-harhuma wa qul lahuma qaulan karima,” ungkapnya.

Baca Juga:No Tipu-Tipu Club! JetZrek-in Aja Bareng Hearts2Hearts Buat Tunjukin Jati Diri Lo SesungguhnyaRSUD Ciamis Gratiskan Biaya Perawatan Balita Gizi Buruk, Hasil Pemeriksaan Holistik Masih Ditunggu

Dadang pun menterjemahkan, dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak.

“Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik,” tambahnya.

Ayat tersebut merupakan pengingat yang sangat kuat bagi kita semua bahwa menjaga lisan, tidak membentak, dan bertutur kata lembut kepada yang lebih tua adalah cerminan dari keimanan seseorang.

“Lalu, bagaimana bentuk nyata dari adab ala Rasulullah SAW yang bisa kita terapkan sehari-hari di sekolah maupun di rumah? Ada tiga hal sederhana yang bisa ananda terapkan,” tutur Dadang.

Pertama, dari cara kita berbicara dan mendengar.

Menghormati yang lebih tua berarti kita belajar menahan diri untuk tidak memotong pembicaraan mereka, tidak menggunakan kata-kata yang ketus, serta senantiasa merendahkan nada suara (suara kita tidak lebih tinggi dari mereka). Ini adalah bentuk takzim atau penghormatan yang tulus.

Kedua, dari cara kita menghargai perhatian mereka.

Ketika guru sedang menerangkan pelajaran di depan kelas, atau ketika orang tua sedang memberikan nasihat dan arahan di rumah, mari biasakan meletakkan gawai atau HP kita. Dengarkan dengan penuh perhatian. Di masa kini, memberikan perhatian penuh (full attention) adalah bentuk penghargaan yang paling mahal harganya.

0 Komentar