Proyek Infrastruktur Serentak Bikin Cimahi Padat, Kemacetan Cimahi Jadi Sorotan

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat menjelaskan soal kemacetan yang melanda sejumlah ruas Kota Cim
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat menjelaskan soal kemacetan yang melanda sejumlah ruas Kota Cimahi di tengah proyek Underpass Gatot Subroto dan perbaikan Jembatan Raden Demang Harjakusumah. (Doc. Humas Pemkot Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepadatan lalu lintas melanda sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini terjadi ketika sejumlah proyek infrastruktur berjalan secara bersamaan, di antaranya pembangunan Underpass Gatot Subroto dan perbaikan Jembatan Raden Demang Harjakusumah.

Kondisi tersebut paling terasa pada jam sibuk, saat volume kendaraan meningkat dan sejumlah ruas jalan alternatif ikut menanggung beban arus lalu lintas. Akibatnya, waktu tempuh masyarakat menjadi lebih panjang, termasuk perjalanan menuju tempat kerja maupun sekolah.

Kepadatan juga terjadi di sejumlah ruas yang digunakan sebagai jalur alternatif menyusul adanya rekayasa lalu lintas selama pekerjaan infrastruktur berlangsung.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Usulkan Rp400 Miliar untuk Menuntaskan SOR MangunrejaFathir Hadiyyan Faturrohman, Siswa SDN 5 Manonjaya Raih Juara 3 Senam Artistik O2SN Tingkat Nasional

Pemerintah Kota Cimahi kini mengevaluasi rekayasa lalu lintas yang diterapkan untuk merespons kondisi tersebut. Salah satu skema yang dinilai membantu adalah pemberlakuan contraflow di Underpass Sriwijaya.

Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa penerapan contraflow di lokasi tersebut mampu membantu mengurai kepadatan pada jam sibuk, baik pada pagi maupun sore hari.

Selain mengubah skema rekayasa lalu lintas, jumlah personel pengaturan di lapangan juga ditambah. Petugas dari Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan dan mengantisipasi penumpukan arus lalu lintas.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengatakan Pemerintah Kota Cimahi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pihak pelaksana pembangunan Underpass Gatot Subroto.

Salah satu langkah yang tengah didorong pemerintah adalah memastikan ruas jalan yang masih memungkinkan dilalui kendaraan tetap dapat digunakan selama pekerjaan belum memasuki tahap pembongkaran jalan secara masif.

Upaya tersebut diharapkan dapat menekan potensi penumpukan kendaraan atau bottleneck sebelum pekerjaan memasuki tahapan berikutnya.

Di sisi lain, percepatan perbaikan Jembatan Raden Demang Harjakusumah juga menjadi perhatian Pemkot Cimahi. Pekerjaan perbaikan jembatan tersebut menggunakan metode hydraulic static dynamic pile yang diharapkan dapat mempercepat proses pengerjaan.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya dan Pokja Jurnalis Perkuat Kemitraan, Bersama Jaga KamtibmasPoliteknik Al Islam Bandung Gelar Webinar Nasional: Solusi Atasi 'Brainrot' Siswa dan 'Burnout' Guru BK

“Kalau bisa, yang sebelumnya ditargetkan 90 hari, kita dorong agar satu bulan jembatan Pemkot sudah bisa dilalui kembali. Apabila secara teknis dan keselamatan sudah memungkinkan untuk dibuka, diupayakan agar kendaraan dapat kembali melintas,” kata Adhitia, Minggu (23/8/2026).

0 Komentar