JABAR EKSPRES – Menjawab tantangan era digital dalam dunia pendidikan, Politeknik Al Islam Bandung (PAIB) sukses menyelenggarakan Webinar dan Workshop bertajuk “Mengatasi Brainrot pada Siswa tanpa Menimbulkan Burnout pada Guru BK” secara virtual melalui platform Zoom. Acara ini dihadiri oleh para Guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang antusias mencari solusi atas fenomena konsumsi konten digital berlebih (brainrot) di kalangan pelajar (20/08).
Sinergi Pendidikan dan Peluncuran Program Baru
Kegiatan ini dibuka dengan khidmat melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Direktur PAIB, dr. Shiane Hanako Sheba., MKM., MCE.
Momentum webinar ini juga menjadi catatan bersejarah karena dirangkaikan dengan soft opening dan peluncuran video program studi baru jenjang D4 di PAIB. Langkah ini merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus adaptif dalam menjawab kebutuhan dunia kerja, sekaligus mempererat sinergi yang berkesinambungan dengan para tenaga pendidik di sekolah.
Mengupas Tuntas Tantangan Era Digital
Baca Juga:Dosen POLSUB Bawa PROTEKSI ke Pesantren, Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Santri Berbasis WebsiteKemarau Belum Usai, Tagana Terus Pasok Air Bersih untuk Warga Tasikmalaya
Untuk membedah fenomena yang sedang marak ini, panitia menghadirkan dua pakar psikologi terkemuka yang memaparkan wawasan dan solusi strategis:
Ibu Nenny Widyana, S.Psi., M.Pd., Psikolog: Membawakan materi “Memahami Fenomena Brainrot pada Remaja dan Dampaknya terhadap Proses Belajar”. Beliau menyoroti bagaimana arus informasi digital memengaruhi konsentrasi, interaksi, dan keseharian siswa.
Bapak Dr. Imaduddin Hamzah, S.Psi., M.Si.: Menyampaikan materi “Strategi Penanganan Brainrot yang Efektif tanpa Menimbulkan Burnout pada Guru BK”. Sesi ini memberikan langkah taktis bagi guru untuk mendampingi siswa tanpa mengorbankan kesejahteraan dan kesehatan mental mereka sendiri.
Pendekatan Praktis melalui Workshop Bedah Kasus
Selain sesi pemaparan dan tanya jawab interaktif, peserta juga diajak untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung melalui Workshop Bedah Kasus. Dalam sesi ini, peserta dibagi ke dalam dua breakout room untuk:
- Mengidentifikasi akar permasalahan brainrot pada siswa secara spesifik.
- Berdiskusi dan bertukar perspektif antar sesama Guru BK.
- Merumuskan solusi aplikatif dan strategi manajemen stres (burnout) di lingkungan sekolah.
- Di penghujung acara, tim Humas dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PAIB turut membagikan informasi terkait jalur
- pendaftaran sebagai referensi pendidikan lanjutan yang berkualitas bagi siswa-siswi para peserta.
