Kembalinya Pesawat Jet ke Husein Sastranegara Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Bandung

Penumpang tiba di pintu kedatangan domestik di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat
Penumpang tiba di pintu kedatangan domestik di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat jet berbadan sedang pada penerbangan domestik. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Transportasi udara itu pemicu. Setelah pesawat mendarat, uang bergerak ke hotel, restoran, transportasi lokal, UMKM, hingga tempat wisata. Ini menciptakan sirkulasi ekonomi yang berlapis,” ujarnya.

Efek tersebut berpotensi dirasakan mulai dari pelaku usaha berskala besar hingga sektor informal.

Hotel dan restoran dapat memperoleh tambahan permintaan, sementara pengemudi transportasi, pelaku UMKM, pedagang, serta pekerja sektor jasa berpotensi ikut menikmati peningkatan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:Sambut HUT RI di Aspol Tasikmalaya, Polisi dan Warga Adu Seru Lomba TradisionalRachmat Irianto, Wajah Manusiawi Persebaya Juara

“Pedagang kecil, pengemudi transportasi, hingga pekerja jasa ikut menikmati efeknya. Inilah yang disebut pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” kata Adib.

Meski demikian, reaktivasi penerbangan jet sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai keberhasilan menghidupkan kembali operasional bandara.

Pemerintah dan pengelola bandara perlu memastikan keberlanjutan rute, peningkatan jumlah penerbangan, serta konektivitas dengan berbagai kota tujuan.

Saat ini, penerbangan jet komersial dari Husein Sastranegara telah kembali melayani sejumlah rute domestik, antara lain Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar. Penerbangan internasional ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Menurut Adib, semakin banyak konektivitas yang tersedia, semakin besar pula peluang terciptanya aktivitas ekonomi baru. Karena itu, keberadaan penerbangan harus diikuti dengan ekosistem pendukung yang mampu menangkap manfaat ekonominya.

Dengan demikian, kembalinya pesawat jet ke Bandara Husein Sastranegara bukan hanya soal kemudahan masyarakat untuk bepergian. Momentum tersebut juga menjadi peluang bagi Bandung untuk memperkuat posisi sebagai pusat perdagangan, pariwisata, ekonomi kreatif, pendidikan, dan bisnis di Jawa Barat. (dam)

0 Komentar