JABAR EKSPRES – Sekat antara aparat kepolisian dan masyarakat seolah hilang di kompleks Asrama Polres (Aspol) Tasikmalaya, Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (14/8/2026) pagi.
Lapangan asrama yang biasanya menjadi ruang aktivitas kedinasan berubah menjadi arena penuh gelak tawa. Polisi, anggota Bhayangkari, anak-anak hingga warga sekitar berbaur mengikuti berbagai perlombaan tradisional untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tak ada jarak antara seragam cokelat dengan pakaian warga. Mereka duduk berdampingan, saling menyemangati, bahkan berada dalam satu tim saat mengikuti perlombaan.
Baca Juga:Rachmat Irianto, Wajah Manusiawi Persebaya JuaraPemkab Tasikmalaya Kebut Perbaikan Jalan, Warga Diminta Ikut Menjaga agar Tak Cepat Rusak
Sedikitnya lima jenis perlombaan digelar, yakni injak balon, makan kerupuk, estafet sarung, cantolan kepala dan memasukkan paku ke dalam botol.
Suasana paling riuh terjadi ketika peserta harus beradu cepat dan keseimbangan dalam lomba-lomba tersebut. Sorak penonton pecah setiap kali peserta gagal, terjatuh, atau justru berhasil menyelesaikan tantangan.
Yang menarik, peserta tidak dibedakan berdasarkan latar belakang. Dalam satu tim bisa ditemukan anggota Bhabinkamtibmas, pengurus Bhayangkari dan warga sekitar asrama.
Nela, salah seorang warga, mengaku senang bisa ikut merasakan kemeriahan perayaan kemerdekaan bersama keluarga besar Polres Tasikmalaya.
“Saya senang sekali bisa ikut acara hiburan bersama bapak-bapak dan ibu polisi. Tadi seru sekali saat lomba injak balon. Ada rasa takut balonnya meletus, tapi tetap ingin menang,” kata Nela.
Ia bahkan berhasil membawa pulang hadiah berupa peralatan dapur. Bagi Nela, hadiah bukan satu-satunya hal yang membuat kegiatan tersebut menarik. Menurutnya, kesempatan bercengkerama langsung dengan anggota kepolisian justru menjadi bagian paling berkesan.
Hal serupa disampaikan Agni, warga lainnya. Ia berharap kemeriahan HUT Kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
Baca Juga:193 Warga Tasikmalaya Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Anggaran Capai Rp3,86 MiliarKorban Kebakaran Sodonghilir Mulai Terima Bantuan Darurat, Delapan Rumah Rusak Berat
“Saya berharap di usia Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 ini, negara kita semakin sejahtera. Kemeriahan seperti ini harapannya tidak berhenti di seremonial saja, tetapi kesejahteraan rakyat terus dirasakan,” ujarnya.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dikemas secara santai agar polisi dan masyarakat dapat berinteraksi tanpa sekat.
“Kami menyemarakkan HUT RI ke-81 ini bersama masyarakat di sekitar asrama. Kegiatan seperti ini sangat efektif dalam mempererat hubungan emosional antara polisi dan warga,” kata Ade.
