Iguana Jumbo 30 Meter Jadi Primadona Lembang Street Carnival 2026

Peserta mengarak replika Iguana saat mengikuti Lembang Street Carnival 2026 di Lembang, Kabupaten Bandung Bara
Peserta mengarak replika Iguana saat mengikuti Lembang Street Carnival 2026 di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (13/8/2026). Karnaval yang diikuti oleh ribuan warga dari 16 desa se-Kecamatan Lembang tersebut bertujuan untuk mempromosikan potensi dan ciri khas desa masing-masing serta sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Agung menambahkan, proses pembuatan replika tersebut mulai dikerjakan sejak akhir Juni. Biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp5 juta yang bersumber dari swadaya masyarakat dan hasil penjualan merchandise oleh anggota Karang Taruna.

Pawai budaya ini melibatkan Karang Taruna dari 16 desa di Kecamatan Lembang, lembaga hingga sekolah dari berbagai jenjang. Masing-masing kelompok menampilkan replika, kostum unik dan pertunjukan yang menggambarkan kekayaan budaya, sejarah hingga kreativitas.

Peserta mulai berkumpul di kawasan Simpang Grand Hotel Lembang sejak pukul 11.00 WIB. Arak-arakan kemudian bergerak perlahan menyusuri jalan utama dan mengitari kawasan Alun-alun Lembang sebelum berhenti di depan tamu kehormatan dan dewan juri untuk dinilai.

Baca Juga:Direksi Baru LKM Pancatengah Dilantik, Bupati Cecep Minta Kepercayaan Masyarakat DikembalikanBegini Kronologis Penyiksaan Handi di Sumedang, Korban Sempat Disekap di Sekre FKPPI 

Sepanjang rute pawai, masyarakat disuguhkan berbagai replika tokoh pewayangan berukuran besar dengan warna-warna mencolok. Selain itu, sejumlah peserta juga menampilkan ogoh-ogoh dengan beragam bentuk dan tema yang membutuhkan waktu pengerjaan cukup panjang.

Tidak hanya itu, beberapa kelompok mengusung konsep sejarah dengan menampilkan cosplay pasukan tentara Jepang dan pribumi. Kostum lengkap serta atraksi teatrikal yang diperagakan peserta berhasil menghidupkan suasana dan mengundang perhatian warga.

Salah seorang warga Lembang, Pevi, mengaku antusias menyaksikan pawai budaya yang digelar setiap tahun tersebut. Ia menilai perhelatan tahun ini lebih ramai dan menghadirkan lebih banyak peserta dengan kostum yang beragam.

“Seru dan ramai. Saya sangat antusias karena acara seperti ini kan setahun sekali. Kebetulan anak saya juga ikut karnaval. Tahun ini kelihatannya pesertanya lebih banyak dan kostumnya juga semakin kreatif,” katanya.

Ia berharap kemeriahan pawai budaya tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemerdekaan sekaligus membawa Indonesia semakin maju.

“Semoga Indonesia semakin makmur dan sejahtera. Pemimpin-pemimpinnya juga lebih amanah dari atas sampai bawah,” tandasnya. (Wit)

Laman:

1 2
0 Komentar