JABAR EKSPRES – Keributan yang melibatkan dua kelompok pemuda terjadi di Jalan Banda, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu (19/9/2026). Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah rekaman aksi saling serang beredar di sejumlah platform.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua kelompok pemuda yang terlibat dalam keributan tersebut diketahui bernama Warci dan Lavendos.
Peristiwa bermula saat kelompok Warci hendak melakukan sesi foto di salah satu studio foto di kawasan Jalan Banda sekitar pukul 17.30 WIB.
Baca Juga:Pemerintah Dorong Pengembangan Jargas di Gresik dan Sidoarjo245 Lulusan Perguruan Tinggi Tasikmalaya Dilepas Magang Nasional, Bukan Sekadar Pegang Ijazah
Namun, tak berselang lama, kelompok Lavendos datang ke lokasi. Keributan kemudian pecah hingga terjadi aksi saling serang antarkelompok.
Kanit Reskrim Polsek Bandung Wetan, Iptu Mulyadi, membenarkan adanya keributan yang melibatkan kedua kelompok pemuda tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden tersebut.
“Dari hasil penyelidikan sementara unit Reskrim Polsek Bandung Wetan bahwa benar telah terjadi keributan /saling melakukan penyerangan antara kelompok bernama Lavendos dengan Warci,” kata Mulyadi, Rabu (23/9).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Mulyadi menyebut keributan tersebut diduga dipicu perselisihan sebelum kegiatan sesi foto berlangsung.
“Adapun keributan tersebut berawal dari perselisihan sebelum melakukan sesi foto-foto Kelompok Lavendos menantang sparing terhadap kelompok Warci,” ungkapnya.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera CCTV. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang melihat langsung kejadian.
Baca Juga:Fakta! Ternyata Gubernur Sherly Tjoanda – Ahmad Luthfi Sering Duduk BerdampinganTiga Rumah Panggung di Bojonggambir Ludes Dilalap Api, Diduga Bara Tungku Gula Aren Jadi Pemicu
Dari hasil penyelidikan, polisi turut mengamankan beberapa pemuda yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut.
Mulyadi mengatakan, para pemuda yang diamankan telah diberikan pembinaan agar tidak kembali melakukan tindakan serupa.
(San)
