Kemantapan Jalan Tasikmalaya Naik, Bupati Cecep: Tembus 70 Persen Akhir Tahun Ini!

Bupati Cecep Nurul Yakin. Foto : Prokopim
Bupati Cecep Nurul Yakin. Foto : Prokopim
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus menggenjot perbaikan infrastruktur jalan. Setelah beberapa tahun kondisi kemantapan jalan masih menjadi pekerjaan besar, pemerintah daerah kini menargetkan tingkat kemantapan jalan menembus 70,09 persen pada akhir 2026.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, infrastruktur menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Program penanganan jalan melalui skema “Kasep” pun terus dikebut agar konektivitas antarwilayah, termasuk kawasan selatan, semakin membaik.

“Kami tidak muluk-muluk ingin 100 persen. Tapi kami lakukan bertahap. Sejak saya dilantik 2025, kemantapan jalan dari 50 persen, dan saat ini sudah ada peningkatan,” kata Cecep, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga:Masyarakat Desa Linggaraja Tasikmalaya Gelar Shalat Istisqa Serentak di 4 TitikJumat Keliling Polres Tasikmalaya, Polisi Hadir di Tengah Warga

Berdasarkan data yang disampaikan Cecep, kondisi jalan kabupaten pada 2025 memiliki tingkat kemantapan 68,12 persen, terdiri atas jalan dalam kondisi baik 57,55 persen dan kondisi sedang 10,56 persen.

Angka tersebut ditargetkan kembali meningkat pada penghujung 2026 menjadi 70,09 persen.

Artinya, pemerintah daerah masih harus menangani sekitar 29,91 persen ruas jalan yang belum masuk kategori mantap. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan lanjutan yang tidak hanya membutuhkan pembangunan ruas baru, tetapi juga pemeliharaan jalan yang sudah dalam kondisi baik maupun sedang.

Target “Kasep” Dua Tahun

Cecep mengatakan, peningkatan kemantapan jalan dilakukan secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bahkan menargetkan program jalan “Kasep” dapat direalisasikan dalam kurun waktu sekitar dua tahun.

Target jangka menengahnya bukan langsung mengejar angka 100 persen, melainkan meningkatkan kemantapan jalan hingga setidaknya mendekati 80 persen.

Cecep menyebut capaian tersebut diharapkan dapat menyamai tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Pangandaran yang disebutnya berada di kisaran 80 persen.

“Minimal bisa menyamai Pangandaran, yang kemantapan jalannya mencapai 80 persen,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjawab target yang telah dituangkan dalam RPJMD, khususnya sektor infrastruktur jalan.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Buka Pendaftaran Binlat Khusus Santri, Ada Syarat Hafal 3 Juz Al-Qur’anDua Tahun Berjuang Buka C1 Plano, Sengketa Pemilu 2024 Tasikmalaya Kini Masuk Babak Eksekusi PTUN

Dengan demikian, ruas jalan yang belum tertangani pada 2026 tidak berarti ditinggalkan. Pemerintah daerah memastikan sektor infrastruktur masih menjadi fokus pembangunan pada 2027.

“Nah, bagi jalan yang belum terbangun tahun ini mohon bersabar, karena pada tahun 2027 tetap fokus pada infrastruktur,” katanya.

Perbaikan tidak hanya diarahkan ke pusat perkotaan atau wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi. Sejumlah ruas di wilayah selatan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat juga masuk dalam agenda penanganan.

0 Komentar