Turun di Kejurnas, 9 Atlet Muaythai Tasikmalaya Sapu Bersih Medali dan Bidik Porprov Jabar

Turun di Kejurnas, 9 Atlet Muaythai Tasikmalaya Sapu Bersih Medali dan Bidik Porprov Jabar
Atlet Muaythai asal Tasikmalaya saat mengikuti Kejurnas di Bekasi, Dok. Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sembilan atlet Pasundan Muaythai Academy tidak pulang dengan tangan kosong dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship di Kota Bekasi. Turun membawa nama Jawa Barat, seluruh atlet asal Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih medali.

Total sembilan medali dibawa pulang, masing-masing dua emas, tiga perak, dan empat perunggu. Capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kekuatan Muaythai Kabupaten Tasikmalaya mulai diperhitungkan di level nasional sekaligus menjadi modal menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026.

Kejurnas yang digelar Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) berlangsung 4-9 Agustus 2026. Para atlet Tasikmalaya turun di berbagai kelas pertandingan maupun kategori seni.

Baca Juga:193 Warga Terima BSPS, DPUTRLH Tasikmalaya Tegaskan Bantuan Harus Tepat SasaranPrabowo Pangkas Anak Perusahaan BUMN PLN hingga Pertamina?

Dua emas menjadi hasil paling menonjol. Bilqis Ufaira Elfina, siswi SMPN 2 Kota Tasikmalaya, tampil dominan di kelas 34 kilogram dan menghentikan lawannya melalui technical knockout (TKO) pada ronde pertama.

Kemenangan serupa juga ditorehkan Muhammad Dimas Abdul Fatah. Siswa SMPN 1 Singaparna tersebut merebut emas kelas 32 kilogram setelah mengakhiri pertarungan dengan TKO pada ronde kedua.

Bukan hanya dua emas, perjuangan atlet lainnya juga menghasilkan tiga perak dan empat perunggu. Medali perak diraih Sonya Nur Aulia Rahmayanti di kelas 45 kilogram, Satrio Bayu Sakti di kelas 60 kilogram, serta pasangan Sonya dan Dila Zaskia Sofyanti pada kategori seni Muay Boran.

Sedangkan empat medali perunggu masing-masing dipersembahkan Muhamad Rifdal Hermansyah, Haikal Akbar Riziq, Ira Purwanti, dan Dila Zaskia Sofyanti.

Rifdal dan Haikal yang merupakan mahasiswa STT Cipasung meraih perunggu, sementara Ira tampil di kelas 57 kilogram dan Dila di kelas tanding 45 kilogram.

Di kategori seni Wai Khruu, Bilqis juga mampu menunjukkan kemampuannya dengan menempati peringkat kelima nasional. Dengan demikian, sembilan atlet yang diberangkatkan seluruhnya berhasil menyumbangkan medali.

Ketua Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari persiapan panjang dan disiplin para atlet. Mereka menjalani latihan intensif selama sekitar empat bulan sebelum tampil di kejuaraan nasional.

Baca Juga:Library Cafe, Inovasi Modern Pembuka Nilai Tambah Ekraf?Kapolres Tasikmalaya Ikuti Patroli Malam, Sasar Titik Keramaian dan Rawan C3

Bukan hanya teknik bertarung yang ditempa. Kondisi fisik dan mental hingga persoalan berat badan menjadi perhatian serius karena setiap atlet harus tampil sesuai kelas pertandingan.

0 Komentar