JABAR EKSPRES – Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap rencana pertambangan di Gunung Guha dan Leuweung Hideung, HP2MT Cipatat-Padalarang memastikan kegiatan yang berlangsung saat ini masih sebatas eksplorasi atau penelitian geologi.
Ketua Himpunan Pengusaha Pekerja dan Masyarakat Tambang (HP2MT) Cipatat-Padalarang, Taofik E Sutaram, mengatakan pihaknya memahami kekhawatiran warga yang selama ini menggantungkan kebutuhan air dan aktivitas pertanian dari sejumlah mata air di sekitar kawasan tersebut.
“Perusahaan sedang melakukan pelacakan terhadap beberapa mata air yang ada di kawasan tersebut. Komitmennya jelas, seluruh kegiatan dilakukan dengan menjaga jarak aman dari sumber-sumber air yang dimanfaatkan masyarakat,” kata Taofik, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga:ESDM Jabar Cek Delineasi Kawasan Karst di Titik Pengeboran Gunung GuhaWarga Ciptaharja Tolak Eksplorasi Tambang di Gunung Guha dan Leuweung Hideung
Menurutnya, sebelum melakukan pengeboran, perusahaan terlebih dahulu melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap sejumlah mata air di sekitar lokasi kegiatan.
“Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberadaan sumber air yang dimanfaatkan masyarakat,” sambungnya.
Taofik menjelaskan, aktivitas yang saat ini berlangsung masih berada pada tahap eksplorasi atau pengumpulan data geologi untuk mengetahui kondisi dan potensi sumber daya mineral di bawah permukaan tanah. Tahapan tersebut belum termasuk kegiatan penambangan maupun pengambilan material dalam skala produksi.
Ia menuturkan, hasil eksplorasi nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui berbagai aspek, mulai dari kondisi geologi, lingkungan, potensi sumber daya, hingga risiko yang mungkin timbul sebelum diputuskan suatu wilayah layak dikembangkan atau tidak.
“Eksplorasi ini menjadi proses untuk memastikan setiap keputusan nantinya didasarkan pada data yang lengkap, termasuk mempertimbangkan aspek lingkungan dan berbagai potensi risiko,” katanya.
Selain itu, HP2MT menegaskan keberadaan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan kegiatan. Perusahaan, kata dia, berkomitmen menjalankan seluruh aktivitas di luar zona lindung karst sesuai ketentuan yang berlaku.
HP2MT juga menyatakan perusahaan siap berpartisipasi mendukung kebutuhan masyarakat Desa Ciptaharja melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Dukungan tersebut dapat berupa pembangunan sarana lingkungan, kegiatan kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi warga, hingga program pelestarian lingkungan dan sumber daya air.
