JABAR EKSPRES – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan kembali Puskesmas Mangkuluhur Citeureup pada Senin (27/7/2026).
Peresmian ini menandai beroperasinya kembali layanan rawat inap yang sempat terhenti total akibat musibah kebakaran pada Oktober 2024 lalu.
Pemulihan fasilitas kesehatan ini terwujud berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Intra GolfLink Resorts Tbk.
Baca Juga:Bupati Bogor Apresiasi Kemenangan Timnas di Pakansari, Akui Optimis Hadapi VietnamKunjungi SDN 05 Lulut, Bupati Bogor Pastikan Program MBG Berjalan Optimal
Aksi cepat sektor swasta ini menjadi solusi atas keterbatasan anggaran daerah yang saat itu belum sempat mengalokasikan dana perbaikan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dunia usaha terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, pemulihan sarana kesehatan adalah investasi kemanusiaan yang memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.
“Ketika puskesmas ini mampu menyembuhkan seorang kepala keluarga yang sakit, ia dapat kembali bekerja dan menghidupi keluarganya. Dampak keberadaan fasilitas kesehatan jauh melampaui bangunan fisiknya,” ujar Rudy dalam sambutannya.
Rudy menekankan bahwa dengan status Kabupaten Bogor sebagai daerah berpopulasi terbesar di Indonesia, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri.
Sinergi dan semangat gotong royong dengan pelaku usaha sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan.
Ia berharap langkah PT Intra GolfLink Resorts Tbk dapat menginspirasi perusahaan lain di Kabupaten Bogor untuk turut berkontribusi melalui program CSR.
Baca Juga:Bangun Creative Hub Pemkab Bogor Gelontorkan APBD Rp28,8 Miliar, Target Rampung Akhir TahunKetua DPRD Bogor Desak SKPD Genjot PAD, Perizinan Berlarut-larut Dinilai Hambat Investasi
Di sisi lain, Rudy juga mengingatkan para tenaga medis untuk menjaga kualitas pelayanan.
“Bangunan yang baik harus diiringi pelayanan yang ramah, cepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Masyarakat akan selalu mengingat bagaimana mereka dilayani dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa selesainya pembangunan gedung baru ini membuat masyarakat Kecamatan Citeureup dan sekitarnya kini dapat kembali mengakses layanan rawat inap yang aman dan sesuai standar kesehatan.
Fusia menambahkan, peresmian Puskesmas Mangkuluhur Citeureup merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Bogor dalam memperkuat mutu pelayanan publik.
“Saat ini, jaringan fasilitas kesehatan di Kabupaten Bogor didukung oleh 101 puskesmas dan 98 puskesmas pembantu (pustu) yang menjadi garda terdepan layanan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
