Kerja ke Jepang Dibuka untuk Perempuan Tasikmalaya, Kuota Hanya 10 Orang

Para calon peserta magang nasional saat dilepas pemkab, belum lama ini/Foto:Dok. Pemkab
Para calon peserta magang nasional saat dilepas pemkab, belum lama ini/Foto:Dok. Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kesempatan bekerja secara resmi di Jepang kembali dibuka bagi warga Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Kali ini, program Tokutei Ginou (TG) atau Specified Skilled Worker (SSW) secara khusus diperuntukkan bagi perempuan asal Tasikmalaya.

Program tersebut dibuka melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya dengan kuota terbatas, yakni hanya 10 peserta.

Kepala DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya, Faisal Soeparianto, dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026), menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu peluang kerja resmi bagi masyarakat Tasikmalaya untuk bekerja di luar negeri.

Baca Juga:Water Cannon Polres Tasikmalaya Tak Lagi Hadapi Massa, Kini Datangi Emak-Emak yang Perlu Air BersihTanpa Inez di Championship, Penabur Cirebon Temukan Senjata Baru Jelang Final DBL West Java

Berbeda dengan program pemagangan, Tokutei Ginou merupakan skema kerja dengan visa Specified Skilled Worker (SSW) yang memungkinkan peserta bekerja di Jepang sesuai dengan bidang yang dipersyaratkan.

Menariknya, calon peserta tidak harus menanggung seluruh biaya pendidikan dan pemberangkatan di awal. Program tersebut menyediakan skema dana talangan sehingga biaya dapat dicicil setelah peserta bekerja di Jepang.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tasikmalaya selama mengikuti proses program.

“Program ini menjadi salah satu peluang bagi perempuan Tasikmalaya untuk mendapatkan akses kerja resmi ke Jepang. Yang perlu diperhatikan, peserta harus memenuhi seluruh persyaratan dan mengikuti tahapan yang telah ditentukan,” ujar Faisal.

Adapun persyaratan yang ditetapkan cukup spesifik. Peserta harus merupakan perempuan berusia 18 hingga 28 tahun, lulusan SMA/SMK atau sederajat dari semua jurusan, serta memiliki KTP Kota atau Kabupaten Tasikmalaya.

Peserta juga dipersyaratkan memiliki tinggi badan minimal 155 sentimeter. Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 8 Oktober 2026. Namun, kesempatan tersebut diperkirakan cepat berakhir karena kuota yang tersedia hanya untuk 10 orang.

Untuk biaya awal, peserta dikenakan biaya Rp150.000 untuk pendaftaran dan Rp350.000 untuk pra-medical check-up (MCU).

Baca Juga:Sempat Terancam Comeback, Fivers Singkirkan Trimulia dan Tembus Final DBL West JavaGagal di Final Sebelumnya, GPS Bandung Bawa Misi Revans Lawan Penabur Cirebon

Sementara itu, biaya pendidikan dan pemberangkatan masuk dalam skema dana talangan yang pembayarannya dapat dicicil setelah peserta bekerja di Jepang.

Bagi perempuan Tasikmalaya yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti program tersebut, informasi serta pendaftaran dapat dilakukan melalui H. Aa Ahmad Riswandi di nomor WhatsApp 0813-1287-7080.

0 Komentar