Gubug dan Lahan Kosong di Tanah Sareal Bogor Terbakar, Diduga karena Bakar Sampah

Kebakaran melanda sebuah gubug dan lahan kosong yang dipenuhi alang-alang di Jalan Kedung Badak No.01, RT 06/R
Kebakaran melanda sebuah gubug dan lahan kosong yang dipenuhi alang-alang di Jalan Kedung Badak No.01, RT 06/RW 02, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (25/7/2026) sore. Foto: DPKP Kota Bogor
0 Komentar

JABAR EKSPRES – melanda sebuah gubug dan lahan kosong yang dipenuhi alang-alang di Jalan Kedung Badak No.01, RT 06/RW 02, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (25/7/2026) sore.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Theo Patricinio Freitas mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga terjadi karena pembakaran sampah tidak jauh dari gubug beserta lahan kosong tersebut.

Baca Juga:Milangkala ke-394 Kabupaten Tasikmalaya Hadirkan Puluhan Agenda, Puncak Perayaan Digelar 24–26 Juli 2026Pemkab Tasikmalaya Ajak Semua Elemen Wujudkan Zero Stunting, Tekankan Pencegahan Agar Tak Ada Kasus Baru

“Awalnya diduga bermula saat seorang bapak membakar sampah kemudian membesar dan merambat ke sebuah gubug alang-alang yang berada tidak jauh dari lokasi pembakaran sampah,” kata Theo dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).

Kebakaran pun berhasil ditanangani dalam waktu sekitar 30 menit pada pukul 15.44 WIB setelah menerjunkan sejumlah unit mobil pemadam dari tiga sektor yakni Cibuluh, Sukasari, dan Yasmin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka serta kerugian material.

“Situasi saat ini sudah aman dan terkendali setelah dilakukan pemadaman selama 10 menit dan dilanjutkan pendinginan 20 menit,” ucapnya,

Imbauan Saat Musim Kemarau

DPKP Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering dan alang-alang.

Hal ini menyusul kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau di Kota Bogor beberapa waktu terakhir.

Material kering seperti alang-alang, semak belukar, maupun tumpukan sampah, disebut mudah tersulut api, terutama ketika terkena sumber panas atau percikan api.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di area terbuka yang memiliki banyak material mudah terbakar. Kondisi tersebut berpotensi membuat api cepat merambat dan membesar apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga:SPP Sekolah Negeri Hanya Fatamorgana, Jabar Mampu Gratiskan Hingga Swasta!Kekeringan Kian Meluas, Dari Perkampungan hingga Kawasan Perkotaan Tasikmalaya Mulai Krisis Air Bersih

“Masyarakat diimbau tidak mengabaikan apabila melihat api di tempat sampah, semak, atau alang-alang. Jika api masih kecil dan aman untuk ditangani, segera padamkan menggunakan air, pasir, atau alat pemadam yang tersedia,” demikian bunyi imbauan DPKP Kota Bogor yang disampaikan Theo melalui pesan singkat.

Namun jika api mulai membesar dan sulit dikendalikan, masyarakat diminta segera menjauh ke lokasi yang aman serta menghubungi DPKP Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

0 Komentar