MATAMUDA MTsN Cimahi Tekankan Anti-Perundungan, Bahaya Narkoba dan Penguatan Akhlak Siswa Baru

Kepala MTsN Kota Cimahi, Rubaitun Bersama Jajaran saat Foto Bersama Siswa-siswi Baru dalam Pelaksanaan Matamud
Kepala MTsN Kota Cimahi, Rubaitun Bersama Jajaran saat Foto Bersama Siswa-siswi Baru dalam Pelaksanaan Matamuda tahun Pelajaran 2026/2027/Foto: Firman Satria/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Upaya mencegah perundungan, penyalahgunaan narkoba hingga kenakalan remaja menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MTs Negeri Cimahi.

Sejak hari pertama, para siswa baru tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali pendidikan karakter, penguatan akhlak, serta wawasan kebangsaan melalui narasumber yang berkompeten.

Untuk memperkuat materi tersebut, MTs Negeri Cimahi menghadirkan pemateri dari berbagai instansi, mulai dari Polres Cimahi, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas, hingga TNI. Langkah ini dilakukan agar peserta didik memiliki bekal menghadapi berbagai tantangan yang kerap muncul di lingkungan pergaulan maupun era digital.

Baca Juga:Dipulangkan karena Kenakalan, 8 Siswa SMP di Tasikmalaya Menolak Pindah SekolahPemkab Tasikmalaya Siap Dukung Sekolah Alam Hayati, DPUTRLH Buka Peluang Kolaborasi hingga Pendanaan

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTs Negeri Cimahi sekaligus Ketua Panitia MATAMUDA, Ade Pawaz menjelaskan bahwa materi anti-perundungan menjadi salah satu bekal penting bagi siswa baru dalam menjalani kegiatan belajar mengajar.

“Anti-perundungan atau anti-bullying, termasuk memberikan materi kaitan dengan bahaya narkoba, kemudian kenakalan-kenakalan remaja lainnya. Di mana dalam kegiatan ini, kita mengundang eh tiga narasumber dari luar. Pertama dari kepolisian yang memberikan materi terkait dengan narkoba, bahaya narkoba dan kenakalan-kenakalan remaja yang lainnya. Kemudian kita juga mengundang dari dinas kesehatan, kesehatan kaitan dengan hidup sehat, kesehatan remaja, PHBS kesehatan remaja. Kemudian kita juga mengundang dari TNI untuk materi bela negara,” tutur Ade saat ditemui Jabar Ekspres di MTs Negeri Cimahi, Rabu (15/7/2026).

Menurut Ade, pembekalan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap diri sendiri, lingkungan, agama, hingga bangsa.

“Sehingga diharapkan anak cinta kepada Allah, selain cinta kepada Allah, cinta kepada dirinya sendiri, cinta kepada lingkungan, kemudian cinta kepada negaranya,” ujarnya.

Ade mengakui setiap angkatan memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, sekolah terus menyesuaikan pola pembinaan agar mampu menjawab tantangan generasi saat ini, termasuk dalam aspek literasi digital, penguatan akhlak, hingga pencegahan perundungan.

“Makanya kita senantiasa mengingatkan dan memberikan materi-materi kaitan dengan hal tersebut, supaya anak lebih siap khususnya kaitan dengan karakter mereka. Di mana sekarang itu karakter mulai dari bahasa,” kata Ade.

0 Komentar