JABAR EKSPRES – Otsuka Group Indonesia secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi ( RSMM ) Bogor sebagai wujud nyata komitmen menjaga kesejahteraan holistik di lingkungan kerja.
HCD & Corporate Communication Director Otsuka Group, Sudarmadi Widodo mengatakan, kerja sama strategis ini, sebagai pengampu rumah sakit jiwa nasional yang menjadi kolaborator sekaligus mitra dalam menjalankan program Mental Ease at Workplaces.
Agenda penandatanganan tersebut dirangkaikan dengan gelaran talk show interaktif guna mengupas solusi komprehensif dalam menciptakan ekosistem kerja yang mendukung kesehatan mental di era modern.
Baca Juga:BPOM Apresiasi Sistem Keamanan Pangan Mandiri PT Amerta Indah OtsukaGenerali Indonesia Bersama Yayasan Jarimatika Gulirkan Program BERGEMA Sasar 1.000 Anak dari Keluarga Rentan
Dukungan Sektor Privat Terhadap Agenda Pemerintah
Inisiatif kerja sama lintas sektor ini membawa misi mutualisme yang kuat bagi kedua belah pihak.
Otsuka Group berkomitmen penuh untuk mendukung kesehatan mental karyawan di lingkungan RSMM, sementara RSMM siap mendampingi pihak korporasi melalui intervensi para profesional medis untuk penanganan gangguan mental karyawan.
Otsuka melalui program Mental Ease at Workplace merupakan bentuk komitmen sektor privat dalam mendukung Kementerian Kesehatan untuk menciptakan kesehatan mental di Indonesia.
‘’Hal ini sejalan dengan filosofi perusahaan kami, yaitu Otsuka-people creating new products for better health worldwide,” Sudarmadi.
Proyek Percontohan Layanan Kesehatan Jiwa Nasional
Sinergi ini dinilai mampu memberikan standarisasi baru bagi manajemen sumber daya manusia di lingkungan produktif agar peningkatan produktivitas berjalan selaras dengan kondisi psikologis pekerja.
Pihak rumah sakit memastikan akan mengawal penuh program ini agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.
Pengampu Rumah Sakit Jiwa Nasional, Dr. dr. Nova Riyanti Yusuf, Sp.KJ mengapresiasi Langkah kerja sama Otsuka Group yang telah menginisiasi program Mental Ease at Workplace ini.
Baca Juga:Begini Alasan Sekda Jabar Tentang Kurangnya Komunikasi Terkait Pergeseran AnggaranPergeseran Anggaran APBD 2026 Sudah 7 Kali, DPRD Jabar Merasa Tidak Dianggap!
‘’ni menjadi pilot project dan mudah-mudahan bisa menjadi best practice di rumah sakit lainnya,” ujar Nova.
Fondasi Penting Penguatan Sektor Produktif
Langkah progresif ini mendapatkan atensi serta dukungan penuh dari pemerintah melalui regulator kesehatan yang menyaksikan jalannya penandatanganan dokumen kerja sama secara daring.
Penguatan ekosistem internal tempat kerja dinilai menjadi langkah awal yang baik. Penandatanganan MOU ini merupakan awal yang sangat bagus.
