Mulai 3 Agustus, Akses Overpass Bodogol Ditutup Total Selama 60 Hari

Warga saat menunjukan kondisi Jembatan Overpass Bodogol yang menghubungkan wilayah Rancasari, Kota Bandung den
Warga saat menunjukan kondisi Jembatan Overpass Bodogol yang menghubungkan wilayah Rancasari, Kota Bandung dengan Rancaoray, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung mengalami keretakan di dua sisi jembatan. Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres/
0 Komentar

“Yang diperbaiki akses masuk ke jembatannya. Tanjakannya itu kan terlalu curam, kemudian terjadi pergeseran terus,” ucapnya.

Kankan menegaskan proyek tersebut tidak mencakup pelebaran maupun penggantian struktur jembatan.

“Kalau untuk struktur jembatannya sendiri itu tidak ada pelebaran, tidak ada untuk jembatannya,” tegasnya.

Baca Juga:PKB Pertanyakan Anjloknya PAD BUMD Tasikmalaya, Kinerja PT Abhyakta dan Bank CIJ Jadi SorotanDPRD Dorong Pemkab Tasikmalaya Bentuk Dinas Kominfo Mandiri, Dinilai Krusial Hadapi Era Digital

Selama proses pekerjaan berlangsung, akses menuju Overpass Bodogol akan ditutup total. Penutupan dilakukan karena perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan.“Nah otomatis selama pekerjaan itu hampir sekitar 60 hari, otomatis harus ditutup total,” katanya.

Menurut Kankan, penutupan akses merupakan langkah yang harus diambil demi keselamatan masyarakat. Ia mengungkapkan lokasi tersebut pernah menjadi titik kecelakaan akibat kondisi jalan yang terlalu menanjak.

“Berdasarkan data itu kan pernah terjadi kecelakaan juga karena terlalu nanjak. Pernah ada mobil mundur lagi sehingga menimbulkan korban jiwa. Dari segi keselamatan kan diutamakan,” ujarnya.

Selama penutupan berlangsung, masyarakat diminta menggunakan jalur alternatif. Dari arah Bojongsoang, kendaraan dapat melintas melalui Jalan Cikoneng menuju depan Kantor Kecamatan Bojongsoang atau melalui Ciganitri yang tembus ke kawasan Warung Bandrek hingga Jalan Buahbatu. Sementara pengguna jalan dari arah Gedebage dapat menggunakan jalur melalui Sapan.

Kankan berharap masyarakat dapat memahami kebijakan penutupan sementara tersebut karena seluruh pekerjaan dilakukan untuk kepentingan bersama.

“Ya kita berharap, mau enggak mau, suka enggak suka mungkin harus bersabar dulu. Selama dua bulan ini ya untuk kebaikan bersama,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum pekerjaan dimulai Jasa Marga juga akan melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat di tingkat desa. Selain itu, akan dilakukan pembahasan simulasi rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan selama akses ditutup.

Baca Juga:Potensi PGE Karaha Belum Maksimal, Wabup Tasikmalaya Minta Dukungan KDM Kejar Target 30 MWWujud Syukur HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarame Santuni Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

“Nanti juga dari Jasa Marga akan turun ke desa untuk melakukan sosialisasi secara langsung. Kemudian ada pembahasan simulasi kemacetan, nanti akan ada sosialisasi lanjutan dari pihak Jasa Marga,” ujarnya.

Sebelumnya, Jembatan Overpass Bodogol menjadi perhatian publik setelah foto dan video retakan pada dua sisi jembatan arah Rancaoray, Bojongsoang, viral di media sosial.

0 Komentar