Pemkot Cimahi Perkuat Techno Park Jadi Mesin Lahirnya Startup Baru

Pemkot Cimahi Perkuat Techno Park Jadi Mesin Lahirnya Startup Baru
RAIH PREDIKAT A: Cimahi Techno Park masuk jajaran 17 lembaga inkubator berperingkat A tingkat nasional pada Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026. (Doc. Humas Pemkot Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menargetkan penguatan peran Cimahi Techno Park sebagai pusat inkubasi bisnis, inovasi, dan pengembangan industri kreatif berbasis teknologi.

Langkah itu ditempuh setelah Cimahi Techno Park meraih predikat A dalam Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat ekosistem inovasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui lahirnya pelaku usaha baru yang berdaya saing.

Baca Juga:Tiga Rumah di Cisayong Tasikmalaya Ludes Terbakar, Satu Warga Meninggal DuniaBBM B50 Siap Diterapkan di Semua Sektor, Benarkah?

“Tentunya melalui penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas layanan, pengembangan infrastruktur, serta perluasan jejaring kemitraan, Cimahi Techno Park diharapkan semakin mampu melahirkan wirausaha baru yang adaptif,” kata Ngatiyana, Jumat (3/7/2026).

Menurut dia, Cimahi Techno Park selama ini berperan sebagai pusat inovasi sekaligus inkubator bisnis yang didukung tata kelola kelembagaan, layanan inkubasi, dan ekosistem pendukung bagi pengembangan startup maupun pelaku usaha berbasis inovasi dan teknologi.

Untuk mendukung fungsi tersebut, berbagai program unggulan telah dijalankan, di antaranya Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) dan Cimahi Makerspace. Kedua program itu dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha rintisan.

Melalui program-program tersebut, para tenant memperoleh berbagai bentuk pendampingan, mulai dari penguatan kapasitas usaha, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, fasilitasi akses pembiayaan, pengembangan produk, pemasaran, hingga perluasan jejaring bisnis dan kemitraan.

“Berbagai program inkubasi yang dijalankan juga telah memberikan dampak nyata terhadap perkembangan tenant, mulai dari peningkatan omzet usaha, perluasan pasar, penciptaan lapangan kerja baru, hingga keberhasilan meraih berbagai penghargaan dan kompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hasil dari berbagai upaya tersebut tercermin dalam Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026. Cimahi Techno Park memperoleh nilai akhir 90,45 dan meraih Peringkat A melalui Sistem Informasi Pemeringkatan Inkubator (SIPENSI) yang dikelola Kementerian UMKM.

Capaian itu menempatkan Cimahi Techno Park sebagai salah satu dari 17 lembaga inkubator berperingkat A di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya tiga inkubator milik pemerintah daerah yang berhasil memperoleh predikat tertinggi, dan Cimahi Techno Park menjadi salah satunya.

0 Komentar