Dinkes Cimahi Tegaskan Komitmen Tangani ODGJ, Layanan Kesehatan Jiwa Terus Diperkuat

Dinkes Cimahi Tegaskan Komitmen Tangani ODGJ, Layanan Kesehatan Jiwa Terus Diperkuat
Ilustrasi ODGJ
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi membeberkan data Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat beredar luas di media sosial dan menempatkan Kota Cimahi sebagai daerah dengan jumlah terbanyak kedua di Jawa Barat.

Sebelumnya, Jabarstats mengunggah daftar 10 besar daerah dengan jumlah ODGJ terbanyak di Jawa Barat. Dalam unggahan tersebut, Kota Cimahi disebut memiliki 3.930 ODGJ.

Namun, Dinkes Kota Cimahi memastikan angka tersebut tidak sesuai dengan data pelayanan kesehatan yang dimiliki pemerintah daerah.

Baca Juga:Kasus ODGJ Berat di Cimahi Jadi Sorotan, Dinkes Soroti Stigma Masyarakat dan Minimnya Dukungan LingkunganFakta Mengejutkan Kasus Campak di Cimahi, Dinkes Ungkap Mayoritas Belum Imunisasi!

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap data internal setelah informasi tersebut muncul dan menjadi perhatian publik.

“Kami tidak sebanyak itu, saat awal keluar data itu, kami langsung check and recheck data yang kami miliki, setelah kami cek bahwa data ODGJ kami sebetulnya 907,” kata Mulyati saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Mulyati menjelaskan, sebanyak 907 ODGJ tersebut merupakan pasien yang mendapatkan pelayanan dan pendampingan dari tenaga kesehatan melalui 13 Puskesmas yang berada di wilayah Kota Cimahi.

“Dan 907 ODGJ itu yang memang kami kelola oleh 13 puskesmas yang ada di Kota Cimahi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pendataan terhadap ODGJ yang mendapatkan layanan kesehatan dilakukan secara berkala. Data tersebut juga dilengkapi dengan identitas pasien yang jelas.

“Dari 907 ODGJ itu kami punya by name by address-nya,” tegasnya.

Setelah mendapat perhatian publik, Jabarstats kemudian menghapus unggahan sebelumnya dan melakukan pembaruan data 10 besar ODGJ terbanyak di Jawa Barat tahun 2025.

Dalam daftar terbaru tersebut, Kota Cimahi tidak masuk dalam jajaran 10 daerah dengan jumlah ODGJ terbanyak.

Baca Juga:Posko Dinkes Cimahi Jadi “Tameng Kesehatan” Pemudik Saat Arus Mudik LebaranDinkes Cimahi Pastikan Warga Tetap Terlindungi UHC Meski JKN PBI Dinonaktifkan

Berdasarkan data pelayanan kesehatan ODGJ berat tahun 2025 milik Dinkes Cimahi, sebanyak 907 orang telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang tersebar di tiga wilayah kecamatan di Kota Cimahi.

Jumlah tersebut bahkan melampaui target pelayanan yang telah ditetapkan. Dari sasaran sebanyak 874 ODGJ berat, capaian pelayanan mencapai 107 persen.

Data tersebut mencakup pasien dengan gangguan skizofrenia maupun psikosis akut yang memperoleh pendampingan serta layanan medis melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama.

0 Komentar